Scroll untuk baca artikel
Headline

Tiga Pemuda Pemudi dan Puluhan Sepeda Motor Terjaring Dalam Operasi Bali Di Pamekasan

26
×

Tiga Pemuda Pemudi dan Puluhan Sepeda Motor Terjaring Dalam Operasi Bali Di Pamekasan

Sebarkan artikel ini
Saat polisi melakukan operasi Balap liar di pamekasan

Pamekasan, BERITAMA.id – Polres Pamekasan menerjunkan 30 personel yang dipimpin oleh KBO Sabhara Ipda Yudhas untuk melakukan Operasi Balap Liar (Bali).

Operasi Balap Liar (Bali) dilakukan di Jalan Kabupaten sampai Jalan dipenogoro, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Jum’at (17/05/19) dini hari.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Dalam operasi tersebut, Dua perempuan dan satu pemuda yang sedang pesta miras serta sepuluh sepeda motor yang diduga digunakan balapan liar berhasil dijaring.

Baca Juga :  Anggota Komisi 1 DPR RI Gelar Webinar dengan Topik Ngobrol Bareng Legislator

Yudhas, KBO Sabhara mengatakan, personel menapal kuda para pembalap liar yang memang biasa menjadi ajang balap liar area tersebut.

“Kami berhasil menjaring 10 sepeda motor yang diduga digunakan sebagai balap liar di beberapa titik,” kata Yudhas KBO Sabhara.

“Satu orang pemuda dan dua orang perempuan yang kedapatan minum minuman keras di areal pasar sore, juga kami amankan. Ketiganya kami bawa ke Mapolres Pamekasan untuk ditindaklanjuti,” tambahnya.

Baca Juga :  Akibat Virus Corona, Pemohon Pembuatan Surat Izin Usaha di DPMPTSP Sampang Turun Drastis

Menurutnya, operasi bali kali ini atas perintah langsung Wakapolres Pamekasan, tujuannya untuk menciptakan kondisi aman di bulan suci ramadhan.

Dirinya menghimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan kegiatan yang merugikan diri sendiri dan juga orang lain.

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Pamekasan, untuk tidak melakukan balap liar. Dan kami harap kepada orang tua, untuk selalu melarang anak-anaknya melakukan balap liar,” tegasnya.

Baca Juga :  Mobil Sehat Yang Dijanjikan Bupati Pamekasan Ditelan Virus Corona

Sementara ketiga orang yang terjaring dalam operasi Bali tersebut, belum diketahui identidentitasnya.(Red-Rul)