Terlapor Pencemaran Nama Baik Kades Banyusokah Dua Kali Mangkir Dari Panggilan Polisi

  • Bagikan

SAMPANG, MaduraPost – Kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan Sorah sebagai Kepala Desa Banyusokah terus bergulir di Mapolres Sampang.

Terlapor berinisial NS diketahui sudah dua kali tidak memenuhi panggilan penyidik Polres Sampang.

Hal tersebut disampaikan Kanit IV Tipiter Iptu Iputu Adi Juniwinata.,S.Trk l, bahwa dirinya sudah melalukan dua kali pemanggilan terhadap terlapor, Namun hingga saat ini terlapor tidak memenuhi panggilan penyidik.

BACA JUGA :  Merasa Tertipu Dengan Program Larasita, Masyarakat Desa Tlonto Raja Pasean Berencana Lapor Polisi

“Kasus pencemaran nama baik Kepala Desa tersebut, sudah masuk ke tahap Penyelidikan mas,” katanya. Rabu (10/2/2021)

Pihaknya berharap agar terlapor koperatif terhadap proses hukum yang dilakukan Polres Sampang.

“Kami meminta kepada pihak terlapor Hadir, bahkan Penyidik berniat untuk meminta keterangan dan telah mengirim dua kali surat panggilan, namun terlapor tidak hadir,” Jelasnya.

BACA JUGA :  Kasus DD Desa Sokobanah Daya Diduga Penuh Rekayasa Penyidik Kejari Sampang

Sebagaimana diketahui, Kasus Dugaan pencemaran nama baik Kepala Desa Banyusokah berawal dari sebuah laporan NS ke Mapolres Sampang terkait rencana pembangunan Tambak udang di Desa Banyusokah yang disebut sebagai lokasi kuburan. Namun ketika tim penyidik Polres Sampang meninjau lokasi yang menjadi objek laporan, ternyata laporan tersebut hoax. (Mp/man/kk)

 

  • Bagikan