Supaya Statement Bupati Pamekasan Tak Sekedar Teori, Komnas PKPU Akan Gelar Audiensi

  • Bagikan
Ketua Komnas PKPU Cabang Pamekasan Zainal Fatah (kiri depan) dan surat audiensinya

PAMEKASAN, MaduraPost – Menanggapi statement Bupati Pamekasan Baddrut Tamam prihal pencegahan narkoba, Komite Nasional Perlindungan Konsumen dan Pelaku Usaha Indonesia (Komnas PKPU Indonesia) akan gelar audiensi.

Hal itu diketahui berdasarkan surat audiensinya (Komnas PKPU Indonesia, red) yang telah dikirim dan ditujukan kepada Bupati Pamekasan Baddrut Tamam pada tanggal 3 Juni 2021 kemaren dengan nomor surat : 002/KOMNAS PKPU/VI/2021.

Dan berdasarkan suratnya itu, rencana audiensi dengan Bupati Pamekasan tersebut akan bertempat di Pendopo Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur pada hari Rabu, tanggal 9 Juni 2021 sekira pukul 10.00 WIB mendatang.

BACA JUGA :  30 Orang Jalani Rapid Test Dari Kontak Erat 4 Orang Yang Positif Covid-19 di Sumenep, 6 Diantaranya Reaktif

Menurut Ketua Komnas PKPU Indonesia Cabang Pamekasan Zainal Fatah mengatakan, kalau keinginannya gelar audisi dengan Bupati Baddrut Tamam itu guna kepentingan anak dan atau generasi penerus bangsa yang saat ini menurutnya sudah darurat Narkoba.

“Karena maraknya peredaran Narkoba khususnya di Daerah Pamekasan ini sepertinya telah menjadi lahan basah bagi pengedarnya (Bandar),” jelasnya, Senin (7/6).

Pihaknya berharap agar Bupati Baddrut Tamam berkenan menemui dan melakukan audiensi dengan dengan pihak dirinya yang direncanakan akan berjumlah 7 orang.

“Tujuan kami ini, tidak lain merupakan bentuk dukungan terhadap apa yang pernah disampaikan oleh Bapak Bupati Pamekasan di Media Online pada beberapa waktu yang lalu benar tercapai sesuai harapan masyarakat dan agar tidak hanya terkesan jadi teori belaka saja,” lanjutnya.

BACA JUGA :  Pasca Didemo, BNI Janji Oktober Tutup Penyaluran BPNT di Pamekasan

Dari itu, kata Zainal Fatah, dirinya juga sangat berharap dan memohon kepada Bupati Pamekasan agar juga menghadirkan atau mengundang beberapa pihak yang sangat berkompeten.

“Diantaranya, Kepala BNK Pamekasan, Kapolres Pamekasan, Kepala Kejaksaan, Kepala Dinas Pendidikan serta pihak-pihak terkait yang lain,” pungkasnya.

Diketahui berdasarkan statemennya di salah satu Media Online pada tanggal 2 Juni 2021 yang lalu, Bupati Pamekasan meminta agar para Bupati di Madura senantiasa menyampaikan narasi tentang bahaya narkoba dalam setiap sambutannya, begitupun juga kata Bupati Pamekasan, para tokoh masyarakat dan para Alim Ulama dalam setiap ceramahnya melalui pendekatan ajaran Islam.

BACA JUGA :  Eks TNI Ruslan Buton Ditangkap Polisi Karena Minta Jokowi Mundur

“Kita juga bisa buat benner besar di setiap kabupaten bergandengan tangan bahwa kita semuanya bermusuhan dengan narkoba. Itu penting, biar tidak hanya bupati, bersama dandim dan kapolresnya, tetapi juga foto alim ulama. Foto alim ulama bersama pimpinan daerah dan forkopimda dengan diksi yang tepat,” kata Mas Tamam saat pertemuan para Bupati se-Madura.

  • Bagikan