Suami Jual Istri Untuk Melayani Pria Hidung Belang, Saat Kencan Ditemani Anaknya

Avatar
Ilustrasi

NASIONAL, MaduraPost – Sungguh biadap apa yang dilakukan AR, seorang pria di Serang rela menjual istrinya untuk melayani pria hidung belang.

AR yang juga berprofesi sebagai ojek online sambil menjajakan istrinya melalui aplikasi MiChat.

AR bersama istrinya (EE) menyewa menyewa sebuah wisma di Lingkungan Kaligandu, Kota Serang untuk dijadikan tempat melayani pelanggan.

Bahkan, AR dan EE membawa anak kembar mereka ke wisma tersebut saat melayani pelanggan.

Polres Serang Kota sudah menetapkan AR sebagai tersangka kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Kepada polisi, AR mengaku tidak pernah memaksa istrinya untuk melayani pria lain. AR menyebutkan, pekerjaan yang dijalani itu atas kemauan EE sendiri.

BACA JUGA :  Mantan Bendahara Desa Pasanggar Diduga Tilep Dana Desa Untuk Pilkades

“Istri saya melakukan pekerjaan seperti ini karena kemauan sendiri, enggak ada paksaan dari saya sama sekali,” kata AR di Wisma Pala, Kaligandu, Minggu (27/3/2022) malam. Dikutip Kompas.com

AR mengaku, sebagai suami merasa sakit hati setiap melihat istrinya melakukan hubungan badan dengan pria lain.

Namun, dia harus ikhlas karena demi bisa menghidupi kebutuhan sehari-hari dan dua anak kembarnya yang masih berusia enam tahun.

“Saya sebagai laki-laki normal, sakit (hati) ada (istri berhubungan badan dengan pria lain), tapi itu kemauan istri sejak lima bulan lalu,” Kata AR.

BACA JUGA :  Aksi Mogok Mahasiswa Bertahan Hingga Malam di Kantor Bupati Sumenep 

Di tempat yang sama, EE mengaku bekerja sebagai pemuas pria hidung belang atas kemauan sendiri.

“Saya yang pengen (menjual diri), sempat dilarang suami, tapi karena ekonomi saya memaksa. Suami kerja ojek online,” ungkapnya.

Kasat Reskrim Polres Serang Kota, AKP David Adhi Kusuma, mengatakan AR mempromosikan istrinya melalui MiChat.

Ketika ada pelanggan, AR kemudian melakukan negosiasi untuk menentukan tarif.

Selanjutnya, untuk melayani pelanggannya, EE membawa kedua anak kembarnya ke wisma tempatnya melayani pelanggan.

BACA JUGA :  Jalan Kabupaten di Desa Gunung Maddah Jadi Sungai disaat Musim Hujan

Korban dan tersangka membawa dua anak kandungnya, kemudian anaknya pindah ke dalam ruangan yang berbeda,” kata David, seperti dilansir Tribun Banten.

AR menuturkan, istrinya sudah melakukan pekerjaan itu selama lima bulan.

AR menjual istrinya kepada pria hidung belang seharga Rp 500.000 untuk 30 menit.

Dalam sebulan, AR bisa mendapatkan keuntungan Rp 10 juta.

Penghasilan kotor Rp 10 juta atas kemauan istri dan yang cari pelanggan istri,” ucap AR, sebagaimana dikutip dari Tribun Banten.