Sosialisasi Penanganan Covid-19, Camat Palengaan Ikut Baca Burdah Dibalai Desa Panaan

  • Bagikan

PAMEKASAN, MaduraPost – Merebaknya wabah virus corona yang dikenal dengan sebutan Covid 19 mendapat respon yang serius dari berbagai kalangan.

Berbagai macam obat-obatan, jamu herbal bahkan ritual keagamaan untuk tangkal wabah corona, seperti lantunan merdu sholawat burdah juga dilaksanakan oleh warga.

Sebagaimana alunan merdu kasidah burdah yang digelar oleh Kades Muhammad Ali di Pendopo Agung Desa Panaan Kecamatan Palengaan Pamekasan Madura.

Alunan merdu kasidah burdah di hari kesebelas ini dihadiri orang nomor satu dilingkungan Pemerintah Kecamatan Palengaan, yakni Camat Achmad Sukrisno.

Selain Alunan merdu kasidah burdah, dilanjutkan dengan sosialisasi penanganan penyebaran Covid 19 dari Pemerintah Kecamatan dan dilanjutkan sholat maghrib berjamaah.

Sebelumnya, Camat Palengaan Achmad Sukrisno mengetahui dalam rangka menangkal merebak dan menyebarnya virus corona, Kades Panaan menggelar ubudiyah kasidah burdah setiap sore dari viralnya berita dari media sosial.

BACA JUGA :  Bank BNI Belum Cairkan Dana BPNT Bulan Oktober 2021, KPM di Pamekasan Mengeluh

Achmad Sukrisno, mengimbau kepada warga sekitar agar terhindar dari penyebaran Covid 19, agar menghindari perkumpulan yang tidak bermanfaat. Apabila terpaksa, harus ada jarak.

“Hindari perkumpulan. Jika terpaksa, harus ada jarak sekira satu meter, sampai semeter setengah,”imbaunya. Selasa sore, (24/03/2020).

Sebisa mungkin mengurungkan acara yang rentan tertularnya wabah corona ini kata Sukrisno. Seperti, resepsi dan acara besar lainnya. Menurutnya, corona ini sudah ada mulai dulu. Namun, virus ini lebih cepat menular sehingga dinamakan Covid 19. Dulu dinamakan penyakit Tha’un.

Dengan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), rajin berolahraga dan menjaga kebersihan lingkungan. Kemungkinan besar akan terhindar dari berbagai macam penyakit.

BACA JUGA :  Demi Membangun Generasi Berprestasi, SMA Negeri 1 Ketapang Adakan Lomba Biosmatika Tingkat SMP Se - Madura

Pengecekan dini, Sukrisno berupaya disetiap instansi harus ada alat penditeksi suhu tubuh dengan infrared thermometer (termometer inframerah) jika Suhu tubuh sudah 38 celcius keatas segera berobat kedokter.

“Covid-19 merupakan virus berbahaya, untuk itu biasakan cuci tangan dengan sabun dan gunakan masker saat bepergian, serta segera memeriksakan diri ke dokter apabila kondisi badan menurun,”tuturnya.

Dalam hal ini, Mantan Lurah Bugih ini meminta kepada warga setempat menyikapi wabah virus Covid 19 agar tidak panik dan tidak mengabaikan.

“Perbanyak beribadah, memohon kepada Allah supaya terhindar dari Covid 19 dan secepatnya dihilangkanNya,”Harapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Panaan Muhammad Ali sangat bangga atas hadirnya Camat Palengaan dalam acara alunan merdu kasidah burdah yang digelarnya setiap sore di Balai Desa.

BACA JUGA :  Bupati-Dinkes Sumenep Tak Harmonis di Acara HKN Virtual 

“Terima kasih yang tak terhingga kami haturkan kepada Bapak Camat yang telah sudi meluangkan waktunya untuk bersama-sama melantunkan alunan merdu kasidah burdah di desa kami,”Syukurnya.

Muhammad Ali berharap rakyat Panaan tetap tenang, perbanyak ibadah agar covid 19 ini bisa lenyap dari permukaan. Menurutnya, alunan merdu kasidah burdah tiap sore akan tetap menggema sehingga Corona Virus betul-betul hilang dari permukaan.

“Kami selalu mendoakan semoga warga selamat semuanya dari ganasnya Covid-19 ini. Saya imbau kepada warga Panaan harap tenang, tingkatkan ibadah dan jangan lupa selalu berdoa. Karena kita semua milik Allah dan kepadaNya kita akan kembali,” Pungkasnya. (mp/rai/rus)

  • Bagikan