SUMENEP, MaduraPost – Tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali melangsungkan agenda tahunan yakni Safari Ramadan. Sabtu, 15 April 2023.
Di mana, Safari Ramadan ini bertujuan untuk menampung segala serap aspirasi masyarakat kepada pemerintah daerah.
Dimotori Bupati Sumenep Achmad Fauzi, Safari Ramadan tahun ini sudah berlangsung di 3 lokasi kecamatan dan berlangsung khidmat.
Safari Ramadan dimulai pada Kamis, 13 April 2023 kemarin. Bupati Fauzi mengawali jadwal kegiatan tersebut dengan mendatangi Pulau/Kecamatan Giligenting.

Kemudian pada Jumat, 14 Februari 2023, Safari Ramadan berlangsung di Kecamatan Talango, tepatnya di Desa Palasa.

Kepala Bagian (Kesra) Setda Kabupaten Sumenep, Kamiluddin mengungkapkan, Safari Ramadan tahun 2023 ini dilakukan di 6 lokasi.
Di antaranya adalah di Kecamatan/Kepulauan Giligenting, Kecamatan Talango, Desa Palasa, Kecamatan Ganding, Desa Gadu Barat.
“Tiga titik atau lokasi ini sudah kita laksanakan dan berjalan lancar dan baik,” kata Kamil pada sejumlah media, Sabtu (15/4).
Sementara untuk titik lokasi di Kecamatan Rubaru, Dungkek dan Pendopo Agung Keraton Sumenep akan dilakukan di hari selanjutnya.
“Rincian jadwalnya, yaitu Rubaru, tanggal 18, Kecamatan Dungkek, tanggal 17 dan Pendopo Agung, tanggal 16 ini,” kata Kamil menerangkan.
Sementara hari ini, Sabtu (15/4/2023), kegiatan Safari Ramadan dikemas untuk jalin silaturahmi dengan para alim ulama, tokoh masyarakat, anak yatim dan kaum dhuafa.
Kegiatan di hari ketiga ini berlangsung di Pondok Pesantren Sabilul Huda, Desa Gadu Barat, Kecamatan Ganding.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah (Sekda) Edy Rasiyadi, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sumenep.
Mewakili Bupati Fauzi, Wakil Bupati (Wabup) Sumenep Wakil Dewi Khalifah mengatakan, bahwa Safari Ramadan intens dilakukan setiap tahun di 10 hari Ramadan.
“Kegiatan seperti ini sudah berjalan intensif setiap ramadhan datang,” kata Wabup Khalifah dalam sambutannya.
Menurutnya, Safari Ramadan dilakukan Pemkab Sumenep sebagai upaya agar lebih dekat dan akrab dengan masyarakat.
Bagi masyarakat yang memiliki inisiatif untuk menyampaikan aspirasinya kepada pemerintah dapat disampaikan secara langsung melalui kegiatan tersebut.
“Baik melalui kiai, para tokoh dan masyarakat secara umum terkait dengan pembangunan atau kondisi terkini Kabupaten Sumenep,” ujar dia.
Pihaknya menegaskan, bahwa agenda serap aspirasi ini juga dilakukan sebagai cara dalam memberikan bantuan pada kaum dhuafa, fakir miskin, dan anak yatim di bulan Ramadan tahun ini.
Dalam Safari Ramadan di hari pertama yang berlangsung di Kecamatan/Pulau Giligenting, Bupati Fauzi juga menjelaskan, jika kegiatan tersebut selain sebagai silaturahim juga menjadi media bagi masyarakat untuk menyampaikan informasi, sekaligus menyerap berbagai aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat.
“Melalui serap aspirasi itu menjadi referensi jajaran pemerintah daerah untuk melaksanakan pembangunan selanjutnya, karena Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2023 telah menyusun berbagai program dan kegiatan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” terang Bupati Fauzi.
Bupati Fauzi mengharapkan para alim ulama, tokoh masyarakat serta segenap lapisan masyarakat terus berperan aktif dan berkontribusi dalam proses pembangunan, dengan mengambil peran yang beragam untuk kemajuan Kabupaten Sumenep.
“Peran serta keterlibatan seluruh elemen masyarakat sangat penting dalam pelaksanaan program pembangunan, sehingga berefek positif bagi kemajuan desa,” tandasnya.
Untuk diketahui, Bupati Fauzi menargetkan hasil serap aspirasi dengan elemen masyarakat dalam Safari Ramadan 1444 Hijriah/2023 Masehi tersebut dapat menjadi program pembangunan di APBD 2024.***






