Remaja di Sumenep Meninggal Dunia Usai Ditabrak Mobil Pick Up

  • Bagikan
OLAH TKP : Polisi saat melakukan olah TKP Laka lantas di Jalan Raya Kabupaten KM-10, Kecamatan Lenteng. (Kasubbag Humas Polres Sumenep)

SUMENEP, MaduraPost – Nasib malang menimpa Siti Nurfaizah (19), warga Dusun Nangger, RT 006/ RW 002, Desa Jambu, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur.

Remaja kelahiran tahun 2002 ini harus meregang nyawa akibat mengalami kecelakaan lalu lintas (Laka lantas) di Jalan Raya Kabupaten KM-10. Tepatnya di Desa Jambu, Kecamatan setempat. Selasa (26/10/2021) sekitar pukul 15.30 WIB kemarin.

Kronologi kejadian berawal dari sepeda motor jenis Honda Vario dengan nomor polisi (Nopol) M 5668 BU yang dikemudikan Siti Nurfaizah (Korban) melaju dari arah timur ke arah barat dengan kecepatan sedang.

BACA JUGA :  Sutaji Menyebut Provokator BLT-DD Desa Tebul Timur Tidak Tahu Regulasi

Saat hendak berbelok ke kanan atau ke arah utara menuju jalan pulang ke rumahnya, korban ditabrak oleh mobil jenis Pick Up L300 Nopol M 8411 WD melaju dengan kecepatan tinggi. Artinya, Pick Up tersebut menabrak korban searah dari belakang atau dari arah timur ke arah barat.

Diduga, korban pada saat melaju dari timur ke arah barat langsung berbelok ke kanan alias arah utara kurang memperhatikan arus lalulintas se arah di belakang, sehingga kecelakaanpun tak terhindarkan.

BACA JUGA :  Mengantisipasi Wabah Covid-19, Masyarakat Desa Potoan Laok Baca Sholawat dan Doa Keliling Desa

Supir mobil Pick Up sendiri adalah warga Dusun Kaleleng, RT 001/RW 002, Desa Matanair, Kecamatan Rubaru. Dia adalah Idi (45). Pada kejadian itu Idi tak mengalami luka.

“Akibat dari kejadian tersebut Siti Nurfaizah meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sementara, kedua kendaraan mengalami kerusakan,” ungkap Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti dalam rilisnya, Rabu (27/10).

BACA JUGA :  Besok KPU Sumenep Tetapkan Pasangan Terpilih Pilbup 2020

Sementara kerugian materil kejadian nahas tersebut, diantaranya sepeda motor milik korban mengalami rugi kurang lebih Rp. 1 juta 5 ratus. Kemudian mobil Pick UP milik Idi alami kerugian kurang lebih Rp. 5 ratus.

  • Bagikan