Scroll untuk melanjutkan membaca
DaerahHeadlineHukum & Kriminal

Proyek Pisew 2019 di Desa Guluk Guluk Dikeluhkan Warga, LSM JCW Endus Dugaan Korupsi

Avatar
×

Proyek Pisew 2019 di Desa Guluk Guluk Dikeluhkan Warga, LSM JCW Endus Dugaan Korupsi

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, MaduraPost – Proyek saluran irigasi pengerjaan tahun 2019 di Jalan Poros kabupaten di Dusun Klabaan Daya, Desa Guluk- Guluk, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Madura diduga hanya menjadi banjakan pelaksana.

Pantauan MaduraPost, Selasa (25/02/2020). Saluran irigasi tersebut merupakan proyek PISEW tahun 2019 yang kondisi fisiknya sekarang sudah ambruk sehingga menjadi polemik pada masyarakat sekitar.

advertisement
Scroll untuk melanjutkan membaca

“Melihat ambruknya saluran irigasi tersebut diduga pada proses pengerjaannya dikerjakan asal jadi saja serta banyak sesuatu yang janggal, pasalnya pada prasasti tidak dijelaskan berapa volumenya dan berapa jumlah anggarannya”.

Baca Juga :  Kades Guluk-guluk Menyambut Kunjungan Menko PMK RI di Ponpes An-Nuqayah

Salah seorang tokoh pemuda setempat H. Mif mengatakan kalau saluran irigasi tersebut sudah ambruk beberapa minggu yang lalu.

“Jujur saya dari awal proses pengerjaannya memantau dan dari awal saya menduga kalau proyek PISEW 2019 hanya dijadikan lahan korupsi oleh pelaksana, dan sekarang dengan ambruknya saluran yang masih seumur jagung itu dapat membuktikan kalau hal tersebut ada tindakan penyelewengan yang dilakukan pelaksana”. Katanya.

Lebih lanjut H. Mif mengatakan kalau ia dan beberapa warga yang lain geram dan akan membawa hal tersebut ke ranah hukum.

Baca Juga :  Pemuda Sokobanah Bakal Kawal Bantuan CSR Petronas Terhadap Nelayan Pantura

“Saya dan beberapa warga yang lain serta adanya pendampingan dari teman – teman LSM akan melaporkannya kepihak yang berwajib agar hal tersebut diproses secara hukum sehingga dapat dijadikan pembelajaran oleh koruptor yang lain terutama yang dari Desa saya sendiri”. lanjutnya.

Ditempat terpisah salah seorang Aktifis anti korupsi Khairul Kalam mengatakan kalau ia sudah melakukan infestigasi ke lapangan setelah adanya laporan dari warga

“Dari hasil infestigasi, saya banyak menemukan kejanggalan dan saya menduga kalau saluran irigasi yang telah ambruk tersebut telah terjadi tindak pidana korupsi yang dilakukan pelaksana sehingga saya dan pastinya bersama teman – teman Aktifis yang lainnya akan melaporkan hal tersebut ke pihak yang berwenang dan akan mengawalnya sampai tuntas”. Ungkap Herul.

Baca Juga :  Tubuh DPD KNPI Sumenep Diisukan Berantakan, 6 Anggota Mundur Pelan-pelan?

Dari Informasi beberapa warga setempat kalau pelaksana dari saluran irigasi yang telah ambruk tersebut adalah salah seorang tokoh pemuda setempat yang saat ini juga merupakan ketua NU Guluk – guluk bernama Kyai Wit.(mp/uki/rus)

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.