PR Ayunda Bantu Korban Bencana Angin Kencang di Pamekasan

  • Bagikan
Direktur PT Ayunda Bambang Budianto saat menyalurkan bantuan korban angin kencang. (Humas PR Ayunda)

PAMEKASAN, MaduraPost – Perusahaan Rokok (PR) Ayunda di Kabupaten Pamekasan, memberikan bantuan kepada korban terdampak angin kencang di beberapa desa di Kecamatan Pademawu, Sabtu (11/12/2021).

Direktur PR Ayunda, Bambang Budiyanto, mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap warga sekitar khususnya korban yang terdampak bencana.

Menurutnya perusahaan miliknya itu memang menyisihkan sebagian dari laba bagi warga yang tertimpa musibah terutama disekitar perusahaan.

“Dukungan perusahaan pada situasi bencana merupakan tanggung jawab sosial perusahaan. Ini adalah bagian dari upaya untuk memaksimalkan dampak positif kehadiran perusahaan untuk membantu masyarakat yang mengalami bencana dan membutuhkan pertolongan segera,” katanya.

BACA JUGA :  Mobil Sigap di Pamekasan Jadi Fasilitas Balap Merpati Seharga Rp 1,5 M

Bambang menyampaikan, atas nama pribadi dan keluarga besar PR Ayunda ikut prihatin atas musibah yang terjadi akhir-akhir khususnya di Kecamatan Pademawu dan sekitarnya.

“Saat ini memang cuaca kurang bersahabat, beberapa wilayah terdampak bencana angin kencang, untuk itu kita harus selalu sigap dan waspada dengan kondisi yang cukup ekstrim saat ini demi keselamatan dan kesehatan kita,” ujar Bambang.

BACA JUGA :  Distan PHP Kabupaten Pamekasan Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H, Mohon Maaf Lahir dan Batin

Dalam aksi peduli ini, PR Ayunda bersama Babinsa dan Babinkamtibmas Desa Jarin, memberi bantuan berupa uang tunai kepada keluarga korban angin kencang.

Sementara itu, salah seorang warga korban bencana penerima bantuan, Bu’ Suliyeh, asal Dusun Tengah, Desa Jarin, mengungkapkan rasa haru dan bahagia atas bantuan yang diberikan oleh PR Ayunda.

“Alhamdulillah, masih ada yang peduli dengan kami yang tertimpa musibah ini, bantuan ini memang sangat kami butuhkan untuk membangun rumah kami kembali,” ucapnya dalam bahasa Madura yang kental.

BACA JUGA :  Sidang Kedua Kasus Ujaran Kebencian Terhadap Mustasyar PWNU Jawa Timur

Untuk diketahui, hujan disertai angin kencang yang terjadi pada hari Rabu (08/12), menyebabkan sejumlah rumah warga di Kecamatan Pademawu rusak dan roboh.

Selain itu, hujan deras disertai angin kencang juga merobohkan sejumlah pepohonan dan memutus jaringan listrik saat itu sehingga membuat warga panik. Beruntung, dalam kejadian itu tidak ada korban jiwa. Sedangkan warga yang rumahnya roboh harus menginap dirumah sanak famili atau tetangga terdekat.

  • Bagikan