Scroll untuk baca artikel
Daerah

Politisi Muda Gerindra, Ambar Pramudya Wardani Serap Aspirasi di Reses Tanah Merah

Avatar
×

Politisi Muda Gerindra, Ambar Pramudya Wardani Serap Aspirasi di Reses Tanah Merah

Sebarkan artikel ini
Ambar Pramudya Wardani saat menanggapi aspirasi dari masyarakat. (IST)

BANGKALAN, MaduraPost – Suasana balai desa Baipajung, Kecamatan Tanah Merah, Sabtu (27/09/2025), mendadak ramai.

Ratusan warga tampak antusias menyambut kehadiran putra daerah sekaligus Anggota DPRD Bangkalan dari Fraksi Partai Gerindra.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Ia Ambar Pramudya Wardani, yang sedang melaksanakan agenda reses masa persidangan pertama tahun ini.

Momen reses kali ini bukan sekadar formalitas. Warga benar-benar berebut kesempatan untuk menyampaikan keluh kesah.

Mulai dari jalan desa yang rusak, layanan kesehatan yang masih terbatas, hingga harapan peningkatan akses pendidikan dan program pemberdayaan ekonomi.

Baca Juga :  Diduga Ada Konspirasi Dinas dan Kontraktor Dalam Proyek Pemasangan Guadrail di Lumajang

Mendengar curahan hati warga, Ambar dengan sabar menanggapi satu per satu. Ia menegaskan bahwa semua masukan akan diperjuangkan melalui jalur resmi DPRD, terutama lewat Komisi III yang membidangi urusan pembangunan.

“Reses ini adalah momentum penting untuk menyerap langsung kebutuhan masyarakat. Setiap aspirasi yang kami terima akan kami kawal agar bisa masuk dalam program pembangunan daerah,” ungkap Ambar.

Baca Juga :  Gencar Perangi Covid-19, Kades Palengaan Laok : “One Person One Mask”

Politisi muda Gerindra ini juga menekankan pentingnya pemerataan pembangunan di Bangkalan.

Menurutnya, pembangunan tidak boleh hanya terpusat di perkotaan, tetapi harus menjangkau seluruh pelosok desa.

“Kehadiran DPRD harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Kami tidak ingin aspirasi berhenti di forum reses saja, tapi harus ditindaklanjuti dengan program nyata,” tegasnya.

Kegiatan reses berlangsung hangat dengan kehadiran tokoh masyarakat, perangkat desa, hingga kelompok pemuda. Mereka menilai Ambar sebagai wakil rakyat yang mau turun langsung mendengar suara warga.

Baca Juga :  DPRD Bangkalan Panggil Dinsos dan Pihak Ketiga Terkait Bansos yang Dianggap Tidak Sesuai

“Jarang ada anggota dewan yang mau mendengar kami secara terbuka begini. Semoga aspirasi kami benar-benar diperjuangkan,” ujar salah satu warga dengan penuh harap.

Reses Ambar Pramudya Wardani kali ini menjadi bukti nyata bahwa komunikasi langsung antara rakyat dan wakilnya masih sangat dinantikan.

Kehadirannya di tengah masyarakat seolah menjadi pengingat: DPRD bukan hanya ruang sidang, melainkan jembatan yang harus menghubungkan suara rakyat dengan kebijakan pembangunan.***