Petugas Parkir Keluhkan Sistem Honor ke Dishub Kabupaten Pamekasan

Avatar
Petugas Parkir Keluhkan Sistem Honor ke Dishub Kabupaten Pamekasan. (Foto: Chandra/Kontributor Pamekasan)

PAMEKASAN, madurapost.co.id Demi tertibnya dan rapinya penataan kendaraan bermotor dipinggir jalan maka ditempatkanlah petugas parkir. Namun tak semulia pekerjaannya, petugas parkir tidak jarang mendapat honor yang jauh dari wajar.

Seperti halnya petugas parkir di wilayah Kabupaten Pamekasan. Sebagian dari petugas parkir yang dimintai keterangan terkait honor yang mereka terima, mereka mengeluh karena sangat tidak wajar.

BACA JUGA :  Alasan Sering Ada Rapat, Kapus PKM Kemoning Diduga Sering Bolos

“Saya selama menjadi petugas parkir selama 22 tahun, honor saya mentok berada di kisaran harga Rp 500.000 per bulan mas,” keluh patugas parkir.

“Kalau dengan honor segitu apa menurut mas wajar ? Sedangkan biaya kebutuhan semakin hari semakin mahal,” imbuhnya.

Kemudian dengan adanya stiker berlangganan parkir yang dikenakan pada setiap pembayaran pajak kendaraan bermotor hanya membuat petugas parkir dilema.

BACA JUGA :  Truk Pengangkut Tabung Elpiji Oleng, Sruduk Rumah Warga di Desa Kramat Tlanakan

“Kalau menurut saya pribadi adanga stiker berlangganan ini bukan malah meringankan saya sebagai petugas parkir, malah membuat saya bingung mas,” terangnya.

“Sekarang begini, ada stiker berlangganan harusnya yang parkir itu sudah bebas pembiayaaan parkir tapi Dinas Perhubungan malah mewajibkan saya memberikan setoran hasil parkir sebesar Rp 25.000 per minggu,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Pemuda Kangayan Nekat Curi Motor Saat Acara Orkes,Kini Ditangkap Polisi

Diakhir wawancara petugas parkir berharap pemerintah kabupaten pamekasan lebih respect terhadap kesejahteraan warganya dan tidak hanya mengejar piagam yang penghargaan semata. (mp/chn/zul)