Scroll untuk baca artikel
Headline

Petani Garam di Pamekasan Minta Dirut PT. Garam Dipecat

24
×

Petani Garam di Pamekasan Minta Dirut PT. Garam Dipecat

Sebarkan artikel ini
Petani Garam di Pamekasan Minta Dirut PT. Garam Dipecat. (Foto: Efita/Biro Pamekasan)

PAMEKASAN, (madurapost.co.id) – Petani garam di Pamekasan meminta agar Dirut PT. Garam dihengkangkan dari jabatannya.

Hal tersebut disebabkan oleh turunnya harga garam yang sangat anjlok yang membuat para petani garam menjerit, petani garam menganggap Dirut PT. Garam tidak pro rakyat.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Baru Seumur Jagung, Proyek Rehabilitasi Jembatan di Desa Rombuh Palengaan Sudah Rusak

“Saya kira Bapak Dirut tidak berpihak pada petani, saya minta agar Bapak Presiden mengganti atau memecat Dirut PT. Garam yang tidak pro petani ini,” kata Suwito, salah satu petani garam. Jum’at (19/07)

Suwito meminta agar harga garam dinaikkan. Dirinya berharap agar Pemerintah dapat mengerti keadaan perekonomian para petani garam.

Petani garam asal Desa Majungan, Kecamatan Pademawu tersebut, mengaku saat ini harga garam di tingkat petani hanya berkisar Rp 250 hingga Rp 300 per kilogramnya.

Baca Juga :  Pemdes Montorna Diduga Gelapkan Beras Bansos Covid-19

“Harga garam sangat rusak dan anjlok, dan tidak sesuai dengan ekonomi kami para petani garam,” akunya. (mp/efi/zul)