Perguruan Pencak Silat SP Berikan Bantuan Ke Warga Terdampak Banjir di Sampang

  • Bagikan
Perguruan Pencak Silat SP Berikan Bantuan Ke Warga Terdampak Banjir di Sampang

SAMPANG, MaduraPost – Perguruan Pencak Silat Surban Putih (PPS PP) memberikan bantuan berupa nasi kotak dan alat bersih terhadap warga terdampak banjir, di Kampung Kajuk Pemuda Baru, Kelurahan Rongtegah, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura.

Penasehat SP, KH Muhammad Ahmad Mutamtam mengatakan, bahwa
Para anggota SP memberikan bantuan berupa nasi kotak dan alat pembersih kepada warga terdampak banjir untuk meringankan beban warga, kegiatan ini di dampigi langsung oleh ketua umum.

BACA JUGA :  Dinas Kesehatan dan KB Kabupaten Sampang, Selamat Dirgahayu Republik Indonesia ke 76

“Kami membantu warga tersebut karena merasa prihatin setiap curah hujan tinggi di wilayah utara pasti terkena banjir, karena itu kami bersama murid-murid turun langsung untuk tetap sabar menghadapi ujian dari Allah SWT,” katanya, Senin (20/12/2021).

Menurutnya, hal itu lakukan untuk membantu sesama dan sekalian mengajarkan para murid- murid Surban Putih agar memiliki jiwa kemanusian yang tinggi, selain itu juga belajar ilmu beladiri.

“Kita jangan menunggu banyak uang atau kaya untuk membantu sesamanya, namun ada rezeki walau sedikit kita bagikan, karena rezeki selain milik kita itu milik orang lain juga,” tegasnya.

BACA JUGA :  AJI Gelar Diskusi dan Nobar Film 'A Thousand Cuts' di Pamekasan

Sementara itu, Wawan warga setempat, mengucapkan terima kasih kepada perguruan pencak silat Surban Putih, yang telah membantu warga yang terdampak banjir.

“Semoga berokah, karena dengan bantuan ini sagat berharga bagi kami,” ungkapnya.

Dalam satu bulan ini sudah beberapa kali banjir dikarenakan pintu air di sebelah selatan sugai belum selesai sehingga mengakibatkan banjir.

BACA JUGA :  Jelang Perayaan Natal 2020, Polres Bangkalan Gelar Operasi Semeru

“Kami selaku warga sudah mengajukan kepada ibu lurah tapi tanggapanya masih dalam proses penyelesaian,” tegasnya.

Wawan menambahkan, sagat rawan banjir walaupun disini tidak hujan kalau air laut naik dan di wilayah utara curah hujan tinggi pasti terendam banjir rumah warga.

“Kami berharap kepada Pemerintah untuk secepatnya menyelesaikan pintu air yang ada di selatan agar banjir bisa dikendalikan,” pungkasnya.

  • Bagikan