Pengangkatan Pj Kades Waru Barat Sarat Manipulasi dan Nepotisme

  • Bagikan
Ilustrasi

PAMEKASAN, MaduraPost – Diduga telah terjadi konspirasi jahat antara pihak-pihak terkait dengan Camat Waru dan Bupati Pamekasan dalam pengangkatan Penjabat Sementara Kepala Desa (Pj Kades) Waru Barat, Kecamatan Waru, Kabupaten setempat.

Pengangkatan Ahmad Safiudin Suhri Sebagai Pj Kades terkesan dipaksakan dan penuh unsur nepotisme yang nantinya akan menciderai pelaksanaan Pilkades desa Waru Barat yang akan digelar bulan April 2022.

Sebab berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Pewarta Media ini, Ahmad Safiudin Suhri yang sejatinya merupakan Guru Olah Raga PNS di salah satu sekolah di Kecamatan Batu Marmar merupakan paman dari Ahmad Baihaki yang merupakan Bacakades Waru Barat.

BACA JUGA :  Pelayanan 24 Jam, Pemerintah Desa Rekkerrek Pastikan Warganya Aman Dari Virus Corona

Tidak hanya itu, lokasi rumah Ahmad Safiudin Suhri juga satu halaman dengan rumah Baihaki, Yakni di Dusun Tobalang III desa Waru Barat.

Menurut Aba Muchtar, salah seorang Tokoh Masyarakat Dewa Waru Barat mengatakan, kalau diangkatnya Ahmad Safiudin Suhri Sebagai Pj Kades Waru Barat sangat tidak tepat dan cenderung untuk kepentingan politik calon kades.

“Gimana ya, tadi malam ada pertemuan di rumahnya Pak Pj Kades, namun dalam surat pemberitahuannya itu acara musyawarah Pemerintahan Waru Barat, sedangkan permintaan teman-teman yang lain kenapa tidak di Balai Desa saja,” kata Aba Muchtar melalui via WhatsAppnya, Sabtu (18/12/2021).

BACA JUGA :  Kasus Pembacokan di Ketapang Sampang Bermotif Cemburu

Ia memaparkan, kalau dirinya dan Perangkat Desa Waru Barat yang lain terpaksa hadir ke rumah Pj Kades tersebut setelah dirinya berkoordinasi dengan salah satu anggota DPRD Pamekasan.

“Pertemuan itu dihadiri oleh Bapak Kapolsek Waru, Camat Waru. Saya ke Pak Camat mengatakan jangan sampai ada dusta, jangan sampai ada rekayasa dan dia (Camat Waru, red) sumpah Wallahih demi Allah kepada saya tidak ada rekayasa,” paparnya.

BACA JUGA :  Soal Rokok Ilegal, Masyarakat dan Advokat di Pamekasan Pertanyakan Baddrut Tamam Bupatinya Siapa

Sementara Camat Waru Endi Sutrisno melalui via WhatsAppnya berdalih kalau kondisi persoalan Pj Kades Waru Barat itu tidak ada masalah.

“Kondisi aman kok mas, semuanya hak Bupati mas,” jelasnya.

Disoal bagaimana mungkin persoalan Pj Kades itu menjadi hak Bupati Pamekasan kalau tidak ada ajuan dari Camat. Endi Sutrisno malah mengatakan kalau acaranya tadi malam berlangsung lancar dan aman.

“Tadi malam acaranya juga berlangsung lancar dan aman, tentang itu sudah selesai mas,” dalihnya.

  • Bagikan