Pendopo Diminta Pecat ASPRI Bupati Pamekasan Punya Rekam Jejak Buruk

  • Bagikan
Pendamping Desa Kecamatan Pamekasan sekaligus Aspri Bupati Baddrut Tamam Abdul Muin.

PAMEKASAN, MaduraPost – Dilatari adanya salah satu statement tegas Bupati Pamekasan Baddrut Tamam yang menyatakan, “Pejabat yang bermain-main atas amanah yang diembannya kalau bisa langsung dipecat”.

Beberapa elemen masyarakat kembali soroti soal Abdul Muin. Sebab hingga kini, Abdul Muin sang pemilik track record buruk di Kampus UIM dan sang bromocorah alias ASPRI Bupati Baddrut Tamam sekaligus Koordinator Kecamatan (Korcam) PD Kecamatan Pamekasan itu sepertinya masih tetap dengan zona nyamannya.

Dari itu, menurut Abdus Marhaen Salam mengatakan, mengacu pada statementnya Bupati sendiri saat pelantikan pejabat tinggi lingkungan Pemkab Pamekasan di Makam Ronggosukowati kemaren itu, wajib Abdul Muin itu di pecat atau dibersihkan dari Pendopo secepatnya.

BACA JUGA :  ASPRI Bupati Rangkap PD Punya Rekam Jejak Buruk di UIM Pamekasan

“Karena kalau tidak dipecat, ASPRI Abdul Muin itu atau masih dipelihara oleh Bapak Bupati Hebat penuh Penghargaan itu, berarti statementnya (Bupati Pamekasan, red) itu berbanding terbalik, dan hanya sekedar gertak sambal saja, dan perkataan seumur hidupnya sudah tidak pantas dipercaya lagi oleh siapapun,” katanya, Sabtu
(25/12/2021).

Karena kata Sang Aktivis Raja Pencacimaki Kebijakan di Pamekasan itu, kisruh dan kacaunya Kampus UIM beberapa tahun lalu karena ulah dari Abdul Muin selaku Pegawai pada saat itu sudah jelas membuktikan kalau Abdul Muin, bukan orang baik-baik saja. Yakni bukan Abdi Negara dan Abdi Masyarakat yang amanah.

BACA JUGA :  Diduga Alami Depresi, Pria Asal Arjasa Sumenep Bacok Tetangganya Sendiri

“Maka dari itu, saya meminta kepada Bupati dan TA Pamekasan untuk segera bersihkan Pendopo dan PD seperti Abdul Muin yang tamak, tidak amanah dan bukan orang-orang baik-baik saja itu, dan kalau tidak, saya sebagai orang jalanan dan saya pastikan akan turun jalan,” pintanya tegas.

Sementara kedua TA Pamekasan Parman dan Wasi’ nampaknya enggan berkomentar perihal bobroknya PD Abdul Muin itu, keduanya senada mengatakan kalau hal itu silahkan ke Koordinator TA Pamekasan, yakni ke Ra Holis.

BACA JUGA :  Rekan Relawan Gusdurian Kecewa Dengan Pernyataan Kapolres Sumenep

“Saya sudah tidak menjadi koordinator, silahkan tanya Ra Holis koordinator,” kata Parman via WhatsAppnya.

“Yang berwenang menjelaskan koordinator Ra Holis,” ucap Wasi’ via WhatsAppnya.

Sementara itu, Koordinator TA se-kabupaten Pamekasan Ra Holis melalui via WhatsAppnya berdalih kalau dirinya sedang sakit mulai kemarin.

“Maaf mas mulai kemaren saya sakit,” tukasnya singkat.

  • Bagikan