Penasihat Kades di Pamekasan Siap Memidana Pencemar Mobil SIGAP

  • Bagikan

PAMEKASAN, Madurapost.id – Mobil sehat bantuan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam akhir-akhir ini semakin tidak enak didengar telinga. Penyebabnya mobil berlabel tulisan “SIGAP” tersebut dicemarkan oleh oknum dan pihak yang tidak bertanggung jawab.

Penasihat Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Pamekasan, Nisan Radian, menyampaikan sudah banyak kepala desa datang kepadanya melaporkan perihal pencemaran terhadap mobil sigap. Sebagai solusinya, Nisan mengancam akan mempidanakan dengan menggunakan pasal pencemaran nama baik, yakni Pasal 310 Ayat (1) KUHP.

“Mobil sigap bantuan bupati kesannya digunakan sembarangan. Padahal kita tidak tahu akses di lapangan mobil beroperasi kemana. Kita tidak bisa menuduh mobil sehat berkeliaran tanpa tujuan,” kata Nisan kepada Madura Post, Senin (13/7/2020).

BACA JUGA :  Komitmen Bupati Pamekasan Terkait Program Vaksinasi Covid-19 Diragukan

Nisan mengungkapkan, viralnya mobil sehat tidak lepas dari pengaruh media sosial (medsos). Sebab banyaknya foto yang beredar, mobil tersebut terkesan disalahgunakan. Dari itu, ia menyarankan agar masyarakat bijak bermedsos.

“Mending kalau mendadak menjumpai mobil sehat di suatu tempat yang sekiranya mencurigakan, agar ditemui. Misalkan menanyakan secara baik-baik ke sopirnya, atau pihak yang bertugas mengoperasikan mobil tersebut,” ujarnya.

Dengan demikian, kata Nisan, publik tidak sembarang menjustufikasi kalau mobil tersebut sembarang beroperasi. Sehingga tidak ada kesan miring jika menjumpai mobil sehat dijalanan atau di suatu tempat dicurigakan tanpa memuat orang yang meminta pertolongan kesehatan.

BACA JUGA :  Pencairan BLT Dana Desa di Desa Dasok Disambut Syukur Warga Miskin Terdampak Covid-19

“Sekalipun mobil digunakan dalam kondisi tidak memuat orang sakit, masyarakat tidak bisa menuding kendali mobil sigap seenaknya dioperasikan desa. Kalau curiga mending temui pemerintah dan catat nomor polisinya,” sarannya.

Sebelumnya, mobil sehat bantuan Bupati Pamekasan yang bertulis SIGAP mendadak viral di sosmed. Penyebabnya sejumlah mobil sigap tersebut diduga beroperasi tidak sesuai peruntukannya.

Di antaranya, dijumpai berada di Pelabuhan Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan, dan di sebuah lapangan bola di Kecamatan Pademawu. Mobil sigap yang dijumpai di pelabuhan diduga dibuat jalan-jalan menikmati indahnya pantai. Semantara yang berada di lapangan diduga dibuat belajar mengemudi.

BACA JUGA :  NGO Pamekasan akan Gelar Aksi Jilid II Tolak Penghapusan TPP ASN

Di Pamekasan, masing-masing desa dan kelurahan mendapatkan bantuan mobil sehat. Jumlahnya sebanyak 178. Bantuan ini merupakan program kesehatan yang digagas Bupati Pamekasan Baddrut Tamam. Tujuannya untuk mempercepat pelayanan kesehatan.

Masyarakat yang membutuhkan tinggal menghubungi nomor yang tertera di mobil tersebut, kemudikan diarahkan kemana pasien akan diperiksa. Setelah itu, pasien diantar dan dijemput hingga kondisi kesehatannya pulih membaik. (mp/rul/rus)

  • Bagikan