Pemuda Blaban Gelar Serap Inspirasi dan Talkshow Peringati Isra Mikraj

  • Bagikan

PAMEKASAN, MaduraPost – Pemuda Desa Blaban, di Desa Blaban, Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan, melangsungkan perayaan Isra Mikraj yang dikemas dengan Talkshow, dan serap inspirasi yang melibatkan beberapa tokoh.

Organisasi kepemudaan lain yang ikut mendukung, di antaranya adalah Ikatan Mahasiswa Blaban (IMBL) dan Blaban Modifikasi (BLM).

Turut hadir, Pengasuh PP Radhatut Tholibin KH. Baihaqi, dua anggota DPRD Pamekasan, Muksin Salim, dan Rosyid Fansori, dan Manajer KSN NURI Batumarmar, Ahmadi Badri.

BACA JUGA :  Ustadz Adi Hidayat : Berdo'a Dengan Bahasa Indonesia Lebih Mustajab

Menurut KH. Baihaqi hal yang sulit ditemukan dalam pagelaran hari besar Islam adalah dalam mengemas acara Isra Mikraj. Baginya kegiatan tersebut merupakan sebuah kejutan.

“Para generasi harus bisa menerapkan dimensi spiritual, dan diemensi intelektual seperti perjalanan Isra Mikraj Nabi Muhammad,” kata KH. Baihaqi saat memberikan sambutan, Kamis (11/3) malam.

Bagi Rosyid Fansori pengetahuan dan pengalaman adalah bekal bagi pemuda sebagai bahan dasar mencetak mentalitas seseorang.

BACA JUGA :  UPP Tolak Audiensi Komnas PKPU Perihal Mangkraknya Pelabuhan Pasean

“Karena tegak berdiri dan utuhnya sebuah negara bergantung bagaimana pemuda itu dibina,” ungkap Rosyid.

Ia mengungkapkan, sebagai bagian dari tugas mahasiswa sangat penting untuk peka terhadap sosial, guna menerjemahkan pengetahuan untuk keperluan masyarakat banyak.

Hal senada disampaikan, Muksin Salim. Menurut dia, Isra Mikraj itu sejatinya memberikan pelajaran berharga untuk mengetahui lebih jauh keberadaan teknologi dan sains.

Di lain sisi, Muksin mendukung untuk ikut berupaya aktif dalam media sosial dengan konten yang kreatif dan jauh lebih bermanfaat. Sebab hari ini publik memang lebih dominan hidup di media.

BACA JUGA :  Makna & Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW Bagi Umat Muslim Dunia

Sementara itu Manajer KSN NURI Batumarmar Ahmadi Badri menuturkan bahwa inovasi untuk mencapai titik perubahan harus dilakukan dengan gagasan dan kemauan.

“Salah satu upayanya adalah harus saling mendukung, dan menciptakan manajemen yang baik. Sebab niat dan manajemen yang baik akan melahirkan sebuah konsep yang baik bagi masyarakat umum,” tandasnya.

  • Bagikan