Scroll untuk baca artikel
DaerahHeadline

Pemdes Batioh Gelar Musrenbangdes Penanganan Covid-19

×

Pemdes Batioh Gelar Musrenbangdes Penanganan Covid-19

Sebarkan artikel ini

SAMPANG, MaduraPost – Pemerintah Desa (Pemdes) Batioh, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, menggelar Musrenbangdes khusus dalam rangka perubahan RKPDes dan APBDes Tahun Anggaran 2020 untuk penanganan dampak Covid 19. Kegiatan tersebut bertempat di Aula Balai Desa Batioh, Jum’at (15/05/2020).

Kepala Desa Batioh, H. Suud mengatakan desa di bawah pimpinannya akan melakukan pengurangan anggaran sesuai dengan petunjuk yang diberikan oleh Pemerintah terkait dengan Dana Bantuan Tunai (BLT-DD), sehingga ada kegiatan fisik yang harus di kurangi volumenya agar dapat memenuhi BLT-DD.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Dinas Koperasi Sumenep Apresiasi Kepedulian Masyarakat di Tengah Pandemi Covid-19

“Pembangun fisik di Desa Batioh hanya satu kegiatan yakni pembangunan Kios Pasar Desa sehingga kami melakukan pengurangan volume untuk memenuhi target 30 persen dalam penganggaran BLT-DD,” kata Suud.

Ia membeberkan BLT-DD di Desa Batioh sebanyak 151 KK, BLT Kemensos 68 KK, dan BLT Provinsi sebanyak 145 KK, Calon penerima Bantuan tersebut sudah di umumkan di papan informasi Desa.

Baca Juga :  Anggaran Covid-19 di Sumenep Bisa Bertambah Sesuai Keadaan

“Semua daftar calon penerima bantuan BLT- DD, BLT Kemensos dan BLT Provinsi sudah kami pampang di papan Informasi desa, agar masyarakat bisa memantaunya secara langsung”, ujarnya.

Sementara itu Sekretaris Camat (Sekcam) Banyuates, Lilis Listiawati mengapresiasi langkah Pemdes Batioh dalam hal transparansi kepada masyarakat.

“Mudah-mudahan dengan langkah ini semuanya jelas dan tidak ada polemik di masyrakat karena sudah transparan”, tuturnya.

Baca Juga :  Polres Pamekasan Tetapkan Kades Kacok Tersangka, Ini Kasusnya

Ia juga berharap semoga semua desa di Kecamatan Banyuates dapat melakukan keterbukaan kepada Masyarakat terkait Bantuan yang diberikan Pemerintah.

“Semoga desa yang lain juga seperti ini,” imbuhnya. (mp/pri/rus)