Pegiat LSM Anti Korupsi Akan Laporkan Dugaan Korupsi Rehabilitasi SDN Mambulu Barat I

  • Bagikan

SAMPANG, MaduraPost – Dugaan kongkalikong Rehabilitasi ruang kelas di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Mambulu Barat I Kecamatan Tambelangan antara Kepala Sekolah dan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang akan dilaporkan ke Kejaksaan Negeri Sampang.

Hal tersebut disampaikan oleh Arif Selaku pegiat anti korupsi di Kabupaten Sampang. Menurutnya, ia telah menyiapkan berkas laporan terkait dugaan mark up anggaran yang dilakukan oleh pihak sekolah dalam rehab tersebut.

BACA JUGA :  Dua Pemilik e-Warung di Guluk-guluk Sumenep Merangkap TKSK dan Pendamping PKH

“Saya sudah siapkan berkasnya, secepatnya dalam minggu ini saya akan laporkan ke APH,” tuturnya kepada MaduraPost, Senin (07/12/2020).

Arif Menjelaskan, dugaan mark up anggaran serta pengerjaan rehabilitasi SDN Mambulu Barat I yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) senilai 210.000.000 tersebut sarat penyimpangan dan dikerjakan asal-asalan oleh pihak sekolah.

“Entah siapa yang bermain dibalik anggaran pengerjaan tersebut, kita lihat nanti,” Kata Arif.

Sebelumnya Plt Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang Nor Alam mengatakan, pihaknya akan menurunkan tim moniv ke lapangan untuk mengecek langsung proyek rehabilitasi tersebut. Pihaknya juga menegaskan tidak akan mencairkan dana tersebut apabila ditemukan pengerjaan yang tidak sesuai dengan RAB.

BACA JUGA :  Dari Inspektorat, Forum Lintas NGO Melanjutkan Aksi ke Kejari Pamekasan

“Nanti kita akan memerintahkan tim kebawah untuk meninjau langsung kebawah,” ucap Nor Alam.

Namun hal tersebut dibantah oleh bendahara sekolah, Ridho. Menurutnya pencairan dana proyek tersebut sudah seratus persen.

“Terkait rehabilitasi proyek SDN Mambulu Barat 1, saya hanya tenaga sukwan/GTT untuk lebih info detailnya bisa menghubungi Kepala Sekolah SDN Mambulu Barat 1 karena Beliau yg mengelola (keuangan dll) proyek tersebut,” ucapnya.

BACA JUGA :  Reses II Tahun 2020, Masalah Pendidikan dan kesehatan Menjadi Prioritas Mathur Husyairi

Ridho menambahkan, dalam proses pencairan dana tersebut dibagi dalam tiga tahap. Tahap 1 Rp 94 juta. tahap 2 Rp 63 juta. Sementara dana tersebut dikelola oleh Kepala Sekolah Mambulu Barat 1. (Mp/ron/kk)

  • Bagikan