Scroll untuk baca artikel
Pemerintahan

Pasca Kisruh Dengan ICW, Moeldoko Kunjungi Sampang Madura

Avatar
×

Pasca Kisruh Dengan ICW, Moeldoko Kunjungi Sampang Madura

Sebarkan artikel ini
Moeldoko Saat Berada Di Pendopo Kabupaten Sampang Didamping Bupati Sampang (Foto : Imron Muslim/MaduraPost)

SAMPANG, MaduraPost – Pasca kisruh dengan dua peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) akibat kasus ivermactin yang berujung pelaporan, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko datang mengunjungi Kabupaten Sampang Madura, Rabu (15/08/2021).

Kedatangan Moeldoko disambut langsung oleh Bupati Sampang Slamet Junaidi, Wakil Bupati Sampang Abdullah Hidayat, Sekretaris daerah Yuliadi Setiyawan serta beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Sampang di Pendapa Trunujoyo Kabupaten Sampang.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  KPU Sumenep Gelar Debat Publik Terakhir Pilkada 2024, Tema Ini Jadi Tolak Ukur Masyarakat Nilai Paslon

Terdapat dua agenda Moeldoko dalam kunjungannya kali ini ke Kabupaten Bahari tersebut. Yang pertama bertemu dengan pimpinan Forkopimda Kabupaten Sampang dan mengunjugi Pondok Pesantren Gersempal di Kecamatan Omben.

Belum diketahui pasti apa latar belakang dari kunjungan Moeldoko ke Sampang sebenarya. Meski begitu, dalam sambutannya Purnawirawan TNI yang sempat berselisih dengan Partai Demokrat besutan Agus Harimurti Yudhoyono tersebut menyinggung pola penanganan Covid-19 di Kabupaten Sampang.

Baca Juga :  Disparbudpora Sumenep Akan Segera Lakukan Pembinaan Pokdarwis di Pulau Masalembu

“Saya mengapresiasi kepada Bupati Sampang, Dandim, Kapolres yang sudah bekerja sangat baik sehingga angka penyebara Covid di Sampang menurun,” ucap Moeldoko.

Tak hanya itu, Moeldoko juga memuji peran Bupati Sampang Slamet Junaidi dalam menangani konflik sosial diwilayahnya. Dia juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes).

“Masker bisa dikatakan sebagai alat yang bisa menghadapi covid varian baru,” pungkasnya.

Baca Juga :  PWS Minta Polda Jatim Usut Tuntas Pelaku Kekerasan Terhadap Wartawan Tempo