Pamit Mancing, Pemuda Sumenep Tewas di Laut

  • Bagikan
EVAKUASI: Polisi dan TNI dibantu warga setempat saat mengevakuasi korban di laut. (Kasubbag Humas Polres Sumenep)

SUMENEP, MaduraPost – Seorang pemuda ditemukan tewas mengambang di perairan Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Sabtu, 25 Desember 2021 kemarin.

Tewasnya pemuda tersebut diketahui warga setempat. Posisinya di tengah laut dekat Dermaga Sapudi, Desa Gayam, Kecamatan Gayam, sekitar pukul 16.00 WIB.

Identitas pemuda ini diketahui bernama Nur Hazim Afif, laki-laki berusia 24 tahun, warga Dusun Wakduwak, Desa Pancor, Kecamatan setempat.

BACA JUGA :  Jelang Hari Raya Idhul Fitri 1441 H, Tempat Wisata di Sumenep Tetap Ditutup

Kronologi kejadian, sekitar pukul 16.00 WIB, Zainur Rahman (50), yang saat itu berada di dermaga dikagetkan oleh sosok mayat terapung di laut.

Spontan, dia langsung lari dan melaporkan penemuan mayat tersebut ke Kepolisian Sektor (Polsek) Sapudi.

Saat itu juga polisi dan Tentara Republik Indonesia (TNI) langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkaran (TKP).

Dibantu warga setempat, polisi dan TNI selanjutnya mengevakuasi mayat Nur Hazim Afif. Jenasah kemudian dibawa ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Gayam untuk dilakukan autopsi.

BACA JUGA :  Aparat Geledah Rumah Oknum Perangkat Desa Penjual Narkoba di Sampang

Namun, pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi kepada jenasah Nur Hazim Afif. Pihak keluarga meminta jenasah untuk langsung dibawa ke rumah duka.

“Pihak keluarga menyatakan menerima kematian korban akibat celaka sendiri, dan tidak menghendaki untuk dilakukan autopsi,” kata Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Minggu (26/12).

Hasil olah TKP polisi, korban mengalami kecelakaan sendiri saat memancing ikan di laut. Polisi menyebut, sebelumnya korban sempat berpamitan kepada keluarga saat hendak mancing.

BACA JUGA :  Puluhan Desa di Sumenep Dapatkan Tambahan Anggaran Siltap Akhir Tahun 2020

Namun, nasib berkata lain. Bukan membawa hasil tangkapan ikan, Nur Hazim Afif malah ditemukan meninggal dunia di laut.

“Sempat berpamitan kepada istrinynya sebelum memancing,” kata Widiarti lebih lanjut.

  • Bagikan