Operasi Swab Antigen Gencar Dilakukan Pemkab Sumenep

  • Bagikan
OPERASI GABUNGAN : Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, bersama tim Satgas Covid-19, saat lakukan penyusuran operasi swab antigen. (Istimewa)

SUMENEP, MaduraPost – Demi meningkatkan penegakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat Covid-19 di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, tim satuan tugas (Satgas) Covid-19 setempat gencar melakukan operasi swab antigen yang menyasar kerumunan warga.

“Operasi swab antigen dilakukan setiap hari untuk warga yang berkerumun baik di cafe, rumah makan dan tempat lainnya diatas pukul 20.00 WIB,” terang Ketua Satgas penanganan Covid-19 Sumenep, Achmad Fauzi, Jumat (9/7).

Dia mengatakan, operasi swab antigen ini tidak hanya berlaku bagi warga yang tidak menggunakan bermasker saja, melainkan semua warga yang masih berkerumun di satu titik atau tempat di malam hari melebihi batas waktu PPKM darurat Covid-19.

BACA JUGA :  Buntut Panjang Pelayanan RSUD Bangkalan, Dewan Akan Panggil Dinas Terkait

“Meskipun warga telah memakai masker tetap harus dilakukan swab antigen di lokasi, sehingga operasi ini tidak hanya menyasar warga tidak bermasker saja, tetapi semua warga yang berkerumun diatas pukul 20.00 WIB,” jelasnya.

Diketahui, tim gabungan yang terdiri dari jajaran Pemerintah Daerah, Polisi dan TNI itu melakukan operasi swab antigen setiap hari hingga berakhirnya penerapan PPKM darurat Covid-19 pada tanggal 20 Juli 2021 mendatang.

BACA JUGA :  Ditengah Merebaknya Virus Corona, Ini Pesan Penting Petani Untuk Pemerintah

“Yang jelas, apa yang dilakukan tim gabungan sebagai langkah untuk memutus rantai penularan Covid-19 di Kabupaten Sumenep, supaya tidak diberlakukan perpanjangan PPKM Darurat,” tutur Bupati Fauzi.

Sementara itu, Dandim 0827 Sumenep, Letkol Inf Nur Cholis mengungkapkan, operasi swab antigen sebagai salah satu upaya meningkatkan kedisiplinan masyarakat mematuhi PPKM darurat Covid-19, terutama mencegah adanya kerumunan yang bisa menularkan Covid-19.

“Warga yang tidak ada kepentingan mendesak sebaiknya tidak keluar rumah diatas pukul 20.00 WIB, karena tim gabungan setiap malam pasti turun untuk memantau kerumunan warga sekaligus melakukan swab antigen,” kata dia.

BACA JUGA :  Bangkalan: Stunting di Kota Lebih Besar Dibandingkan di Desa

Menurutnya, tim Satgas Covid-19 Sumenep melaksanakan operasi swab antigen dengan menyiapkan alat swab. Petugasnya pun berasal dari tim medis Dinas Kesehatan (Dinkes), Polisi dan TNI.

“Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sumenep sepakat dalam rangka menekan penularan Covid-19 agar diadakan operasi swab antigen kepada warga yang tetap berkerumun setiap malam,” tandasnya.

  • Bagikan