Mosi Tidak Percaya, Aulia Rahman Walk Out Dari Audiensi yang Dilakukan JCW

  • Bagikan

 

SAMPANG, MaduraPost – Sekretaris Komisi I DPRD Sampang (Aulia Rahman) walk out dari forum audiensi yang digelar Komisi I DPRD Sampang bersama LSM JCW, lantaran kecewa kepada pihak kecamatan karena tidak membawa data terkait program Alokasi Dana Kelurahan (ADK) yang di minta oleh pihak Komisi I, Kamis (30/01/20)

Dalam Forum tersebut, Camat Kota (Yudi Adidarta) selaku Pengguna Anggaran (PA) bersama enam lurah tidak bisa membawa serta menunjukkan data perihal program ADK yang dibutuhkan, padahal data tersebut bukanlah Rahasia Negara yang harus dilindungi sehingga membuat Aulia Rahman kecewa serta keluar dari forum tersebut sebelum selesai

BACA JUGA :  Kepala Desa di Bangkalan Belum Menerima Dana ADD / DD Tahap 1 tahun 2020, Ini Penyebabnya

“Sampai sekarang kami belum menerima RAB nya, kita sudah sidak ke lapangan, namun saat kami minta data terkait ADK sama camat tidak di kasih dengan alasan bla bla bla,” Tegas Aulia Rahman

Atas sikap tersebut membuat Aulia Rahman kecewa lantaran pihaknya sebagai Dewan Perwakilan Rakyat ( DPRD) Kabupaten Sampang tidak dihargai oleh pemerintah

BACA JUGA :  Indehoi di Tempat Kost, Sepasang Kekasih Diciduk Tim Gabungan Forkopimka Pademawu

“Mau hebat bermartabat seperti apa pemerintahan saat ini, apalagi ke masyarakat dan LSM, DPR sendiri saat ini tidak di hargai, “tutup Aulia Rahman sambil meninggalkan ruangan audiensi.

Saat Crew MaduraPost menghubungi Aulia Rahman, Dengan tegas dia menjawab kecewa terhadap kinerja pemerintah Kabupaten Sampang.

“Kita sebagai lembaga Legislatif yang mempunyai tugas kontrol dan pengawasan untuk menciptakan Sampang Hebat Bermartabat, malah tidak dihargai,” Kata Aulia

BACA JUGA :  Janda di Kecamatan Pasean Diduga Jadi Korban Pemerkosaan, Kini Hamil 5 Bulan

“Cuma mau minta data aja kita dipersulit, alasannya mau izin pimpinan. Siapa lagi pimpinannya kalau bukan Bupati,” Terangnya

Lebih tegas Aulia Rahman meminta Bupati Sampang, H.Slamet Junaidi selaku pimpinan tertinggi daerah kabupaten Sampang untuk menghargai Legislatif. (mp/liq/rul)

  • Bagikan