Menyongsong 100 Tahun Nahdhatul Ulama, Muhammad Nuh Akan Bangun Living Monument di Bangkalan Madura

  • Bagikan
Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh, DEA Bersama dengan RKH. Mohammad Muddatstsir Badruddin di Acara Launching IAI-MU Pamekasan (Foto: Imron Muslim For MaduraPost)

PAMEKASAN, MaduraPost – Demi memupuk kecintaan terhadap Nahdhatul Ulama (NU) di nusantara, Muhammad Nuh berencana akan membangun Living Monument (Monumen Hidup) berupa Rumah Sakit Islam (RSI) di Kabupaten Bangkalan.

Hal tersebut dikatakan oleh Muhammad Nuh disela-sela saat menghadiri launching perubahan bentuk Institut Agama Islam Miftahul Ulum (IAI-MU) Pamekasan di Pondok Pesantren Miftahul Ulum Panyeppen pada Selasa, (01/06/2021).

BACA JUGA :  FARA Gelar Aksi Tunggal ke DISTAN PHP Kabupaten Pamekasan

Menurut Muhammad Nuh, Pembangunan Rumah Sakit Islam di Bangkalan tersebut sebagai bentuk apresiasi Nahdhatul Ulama (NU) terhadap guru kita semua di Bangkalan yaitu Syaikhona Mohammad Kholil atau yang lebih dikenal dengan mbah kholil.

“Bahwa NU tidak bisa dipisahkan dengan sejarah Syaikhona Kholil Bangkalan, maka kita akan dirikan Rumah Sakit di Bangkalan dan Universitas NU di Surabaya,” ujar Muhammad Nuh.

BACA JUGA :  Mengantisipasi Wabah Covid-19, Masyarakat Desa Potoan Laok Baca Sholawat dan Doa Keliling Desa

Pria yang pernah menjabat Menteri Pendidikan di era kepemimpinan SBY tersebut mengucapkan rasa terima kasih terhadap pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Ulum Panyeppen (RKH. Muddatstsir Badruddin) yang sudah bekerjasama dalam hal dunia kesehata.

“Ini kita lakukan demi mewujudkan aset-aset NU yang awalnya yang tak bisa dipegang menjadi aset tangible (beruba bentuk) dan kemudian bisa dikonversi menjadi real aset,” pungkas pria yang menjabat Ketua Dewan Pers tersebut.

BACA JUGA :  Sempat Hilang Kontak, Enam Warga Pamekasan Selamat Ditolong Kapal Rute Jakarta

Sekedar diketahui, Yayasan Rumah Sakit Islam tersebut sudah memilik dua rumah sakit di Surabaya. Yakni di Jalan Ahmad Yani dan di Jalan Jemursari.

  • Bagikan