Makna Logo Hari Jadi Kabupaten Sumenep ke-752 Tahun 2021

  • Bagikan
GAMBAR : Logo Hari Jadi Kota Sumenep ke-752 tahun 2021

SUMENEP, MaduraPost – Memasuki bulan Oktober 2021 bertepatan dengan Hari Jadi Kota/Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang ke-752 pastinya memiliki nuansa baru.

Tahun ini, Pulau Madura khususnya Kabupaten Sumenep masih berada di masa pandemi Covid-19 dan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3. Sebab itu, perayaan hari jadi Kota Sumenep tahun ini bertema ‘Masyarakat Sehat Sumenep Kuat’.

Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Sumenep, Imam Buchari mengatakan, perayaan Hari Jadi Kota Sumenep masih akan digelar dengan sederhana. Mengingat, saat ini masa pandemi Covid-19 belum berakhir.

“Nuansa perayaan Hari Jadi Kota Sumenep masih sama dengan tahun 2020 lalu. Dimana tidak ada kegiatan yang mencolok sehingga menimbulkan kerumunan. Saat ini Sumenep juga level 3 PPKM,” kata dia pada media ini, Selasa (12/10).

BACA JUGA :  Mutasi 62 Pejabat Pemkab Bangkalan, Upaya Bupati Meningkatkan Efektifitas Kerja OPD

Meski tidak disebutkan ada pagelaran apa saja pada perayaan Hari Jadi Kota Sumenep nanti, setidaknya, kata Imam, nuansa Keraton Sumenep tetap menjadi prioritas, yaitu para Aparat Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep memakai baju adat alias khas Keraton Sumenep.

“ASN di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) nanti memakai baju adat Sumenep,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran Disparbudpora Sumenep, Fatimatus Zuhra menjelaskan, jika logo Hari Jadi Kota Sumenep tahun ini memiliki makna yang berada dari pada tahun sebelumnya.

BACA JUGA :  Dianggap Kangkangi UU Agraria, BPN Pamekasan Akan di Demo FARA dan SERBU

“Tentu dari mulai angka hingga simbol virus Corona dan garis-garis di angka itu punya makna masing-masing,” jelasnya.

Diketahui, Hari Jadi Kota Sumenep jatuh pada tanggal 31 Oktober 2021 mendatang. Berikut arti dari logo Hari Jadi Kota Sumenep yang ke-752 :

  1. Warna merah pada angka 7 sebagai simbol yang terinspirasi bentuk warangka keris. Artinya simbol tersebut merupakan penggambaran bahwa Sumenep sebagai Kota Keris. Warna merah sebagai simbol keteguhan hati masyarakat Sumenep dalam menghadapi pandemi Covid-19.

  2. Warna hijau pada angka 5 sebagai simbol safety, dan kehidupan. Artinya, mencerminkan bahwa keamanan dan kesehatan jiwa masyarakat menjadi prioritas pemerintah dalam penanganan Covid-19.

  3. Warna kuning pada angka 2 sebagai simbol harapan dan keyakinan. Artinya, keyakinan bahwa setelah semua upaya dengan sinergitas dilakukan akan muncul sebuah harapan, yakni Sumenep terbebas dari pandemi Covid-19.

  4. Simbol wabah Covid-19 dengan berbagai variannya yang tengah mewabah di lingkungan masyarakat Sumenep. Artinya, warna oranye menunjukkan bahwa penanganan pandemi Covid-19 menjadi prioritas program Pemerintah.

  5. Kemudian pertama ada simbol-simbol garis di angka 7 menunjukkan penggambaran mobilitas warga Sumenep yang terbatas selama masa pandemi. Kedua, simbol-simbol garis di angka 2 menunjukkan di tengah keterbatasan itu masyarakat tetap berusaha untuk survive dan tetap beraktivitas dengan mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan.

  • Bagikan