Sosial  

Mahasiswa KKN UINSA Bersama DPRD Kabupaten Ngawi Sosialisasikan Urgensi Partisipasi Masyarakat Terhadap Kebijakan Pembangunan Desa

Avatar
Saat mahasiswa Uinsa bersama DPRD Ngawi lakukan sosialisasi kepada masyarakat di desa bintoyo ngawi.

NGAWI, MaduraPost – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ngawi melakukan sosialisasi kepada masyarakat di Desa Bintoyo pada Rabu (3/7/2022).

Dalam acara tersebut dihadiri oleh Eko Triyatno, Arief Slamet Prasetyo, Haris Agung Susilo, polsek, koramil, serta ratusan masyarakat Desa Bintoyo.

Program ini merupakan upaya memberikan pemahaman secara utuh kepada masyarakat Desa Bintoyo terhadap peran masyarakat desa dalam pengambilan kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah daerah, dengan harapan regulasi yang ada, menjadi pemicu perubahan positif bagi keberlangsungan masyarakat pedesaan.

BACA JUGA :  MWCNU Ganding Galang Dana Untuk Warga Erupsi Gunung Semeru

“Acara ini menurut saya luar biasa sekali, sebab kita bisa lebih banyak mendapatkan ilmu terkait pembuatan peraturan daerah maupun aktivitas-aktivitas lainnya yang bersifat kelembagaan, ini juga menjadi upaya Desa dalam memajukan desa dengan segala potensinya dan keberlangsung kemajuan desa,” ujar Aris Rianto saat memberikan sambutan selaku Kepala Desa Bintoyo.

Sementara itu, Eko Triyanto mengungkapkan bahwa DPRD Kabupaten Ngawi siap menampung dan mengakomodir segala aspirasi masyarakat desa khususnya Desa Bintoyo, ia juga berharap kepada masyarakat supaya bersama-sama meningkatkan kemajuan Desa menjadi lebih produktif di berbagai aspek baik ekonomi, pertanian dan sosial budaya yang menjadi kearifan lokal Kabupaten Ngawi.

BACA JUGA :  Seminar Kepemudaan dan Pelantikan Karang Taruna Desa Sana Tengah

“Kami siap mendengarkan semua aspirasi dan keluhan dari masyarakat Desa Bintoyo ini, dan kami berharap masyarakat Bintoyo dapat bekerja sama untuk meningkatkan banyak hal secara bersama-sama pula. Sehingga ini, dapat menjadi jembatan komunikasi yang harmonis,” pungkas Eko Triyanto.

Emha Daneal selaku Kordes KKN di Desa Bintoyo berharap dengan adanya sosialiasi sekaligus FGD (Forum Group Discussion) ini, menjadi pemantik kesadaran banyak pihak. Pertama, pihak pemerintah, agar dapat membuat kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat. Kedua, pihak masyarakat, supaya berpartisiasi khususnya dalam menyampaikan aspirasi dan permasalahan agar hadir pemecahan masalah yang solutif.

BACA JUGA :  Komunitas Desa RCG Bangun Kekompakan Masyarakat