Scroll untuk baca artikel
Daerah

LSM GMAS Soroti Proyek Gedung RSUD Tongas Probolinggo, Pasangan Tak Siku Atap Banyak Bocor

Avatar
×

LSM GMAS Soroti Proyek Gedung RSUD Tongas Probolinggo, Pasangan Tak Siku Atap Banyak Bocor

Sebarkan artikel ini
Caption : foto atap gedung rawat jalan yang bocor (foto : Sholihin/MaduraPost).

PROBOLINGGO, MaduraPost – Menindaklanjuti terkait pembangunan proyek gedung rawat jalan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tongas Kabupaten Probolinggo yang di bangun pada bulan oktober 2023 lalu kondisinya mulai memprihatinkan.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tongas Kabupaten Probolinggo Drg. Wahyuningsih menyebut, nilai anggaran untuk pembangunan gedung baru senilai Rp.2,076 Milliar yang di kerjakan CV Bhaktiasa, kontraktor masih ada waktu selama satu tahun untuk memperbaiki.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Dipanggil Polisi Ikhwal Dugaan TPPU DBHCHT, Eks Plt Diskominfo Sampang Cuci Tangan?

“pemeliharaan biasanya 6 bulan tapi saya minta satu tahun pak, itu sudah dilakukan mulai dari sekarang,” sebutnya Kamis (18/01/2024).

Menurut Drg. Wahyuningsih hasil pengerjaan gedung baru (RSUD) Tongas sudah memuaskan dan kualitasnya sudah bangus karna menurutnya ada tim tekhnis yang mendanpingi dari Inspektorat, Perkim dan Konsultan pengawas. Apabila ada kerusakan bisa di maklumi karna semua pengerjaan tidak ada yang sempurna.

Baca Juga :  Baru Satu Periode Menjabat Komisioner KPU, Siti Aisah Lebih Tajir dari Ketua KPU Sampang Versi LHKPN

“Saya orang kesehatan tidak paham teknis pak. Tapi saya rasa kualitas pengerjaannya sudah bagus dan memuaskan,” tambahnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Generasi Masyarakat Adil Sejahtera (LSM GMAS) Usman Mufari mengatakan, keterangan dari Dirut RSUD tongas Drg. Wahyuningsih dinilai tidak masuk akal, sebab apabila gedung itu dikerjakan sesuai dengan standar tidak akan rusak secepat itu.

Baca Juga :  Kapolsek Sokobanah Sampang Imbau Tak Ada Arena Sabung Ayam di Wilayah Hukumnya   

“nampak terlihat jelas pengecoran beton pada atap bocor di sana sini, pasangan jendela dan keramik tidak siku,” ujarnya.

Dengan ini pihaknya bersama tim akan melayangkan surat pengaduan kepada pihak terkait agar segera di tindak lanjuti.