Scroll untuk baca artikel
DaerahHukum & Kriminal

Kesal Ulah Massa PMII, Aparat Bertindak Represif dan Arogan

41
×

Kesal Ulah Massa PMII, Aparat Bertindak Represif dan Arogan

Sebarkan artikel ini

PAMEKASAN, Madurapost.id – Aksi demo PMII di depan Pendopo Ronggo Sukowati Pamekasan berujung ricuh. Akibat kericuhan tersebut seorang pendemo berdarah dibagian kepala dan dilarikan kerumah sakit.

Kericuhan itu terjadi karena bentuk kekecewaan mahasiswa yang tidak ditemui oleh Bupati Pamekasan, sehingga akhirnya mahasiswa meneriakkan masuk dan menerobos pagar rumah Dinas Bupati.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  DINAS PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN KABUPATEN PAMEKASAN MENGUCAPKAN SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1441 H, MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

Kemudian, aparat kepolisian menghalau pendemo yang sudah terlanjur masuk ke areal rumah Dinas tersebut, akan tetapi tidak digubrisnya.

Selain menerobos pagar tersebut, beberapa mahasiswa mengambil batu dan melemparkannya ke aparat yang bertugas. Diduga kesal terhadap apa yang dilakukan pendemo tersebut, aparat secara represip dan arogan melakukan pemukulan terhadap pendemo.

Sehingga, satu mahasiswa yang diketahui merupakan ketua Rayon Sakera PMII Komesariat IAIN Madura (Ahmad Rofiqi) tumbang.

Baca Juga :  Kepala Desa dan Perangkat Desa Bira Barat Mangkir Dari Panggilan Kejari Sampang

Kapolres Pamekasan (Djoko Lestari) kepada beberapa awak media sewaktu dimintai keterangannya pada saat massa demonstrasi beranjak meninggalkan areal rumah Dinas Bupati mengatakan, tidak ada satupun massa aksi yang mengalami luka parah, Kamis (25/06/2020).

“Tidak, tidak ada,” kata Djoko Lestari singkat. (Mp/nir/din)