SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
DaerahHukum & Kriminal

Kesal Ulah Massa PMII, Aparat Bertindak Represif dan Arogan

Avatar
×

Kesal Ulah Massa PMII, Aparat Bertindak Represif dan Arogan

Sebarkan artikel ini

PAMEKASAN, Madurapost.id – Aksi demo PMII di depan Pendopo Ronggo Sukowati Pamekasan berujung ricuh. Akibat kericuhan tersebut seorang pendemo berdarah dibagian kepala dan dilarikan kerumah sakit.

Kericuhan itu terjadi karena bentuk kekecewaan mahasiswa yang tidak ditemui oleh Bupati Pamekasan, sehingga akhirnya mahasiswa meneriakkan masuk dan menerobos pagar rumah Dinas Bupati.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Setelah Farhan, Rekannya Yang Ikut Pesta Minuman Oplosan Juga Tewas

Kemudian, aparat kepolisian menghalau pendemo yang sudah terlanjur masuk ke areal rumah Dinas tersebut, akan tetapi tidak digubrisnya.

Selain menerobos pagar tersebut, beberapa mahasiswa mengambil batu dan melemparkannya ke aparat yang bertugas. Diduga kesal terhadap apa yang dilakukan pendemo tersebut, aparat secara represip dan arogan melakukan pemukulan terhadap pendemo.

Sehingga, satu mahasiswa yang diketahui merupakan ketua Rayon Sakera PMII Komesariat IAIN Madura (Ahmad Rofiqi) tumbang.

Baca Juga :  Proyek Lapen di Desa Tanjung Pademawu Diduga Dikerjakan Asal Jadi

Kapolres Pamekasan (Djoko Lestari) kepada beberapa awak media sewaktu dimintai keterangannya pada saat massa demonstrasi beranjak meninggalkan areal rumah Dinas Bupati mengatakan, tidak ada satupun massa aksi yang mengalami luka parah, Kamis (25/06/2020).

“Tidak, tidak ada,” kata Djoko Lestari singkat. (Mp/nir/din)

>> Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita madurapost.net WhatsApp Channel : Klik Disini . Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.