Kejari Pamekasan Dalami Dugaan Korupsi DD di Desa Larangan Slampar

Avatar
Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Pamekasan saat melihat kondisi bangunan proyek DD di Desa Larangan Slampar (Foto: Istimewa)

PAMEKASAN, MaduraPost – Kasus dugaan tindak pidana Korupsi dalam realisasi Dana Desa (DD) Tahun 2020 di Desa Larangan Slampar Kecamatan Tlanakan Kabupaten Pamekasan terus bergulir di Kejaksaan Negeri Pamekasan.

Berdasarkan informasi yang diterima Madurapost, Kejaksaan Negeri Pamekasan telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi termasuk Kepala Desa Larangan Slampar, Hoyyibah pada beberapa waktu lalu.

BACA JUGA :  Polisi Bekuk DPO Kasus Pembunuhan di Sokobanah Sampang

Gerak cepak penyidik Kejaksaan Negeri Pamekasan dalam proses hukum kasus dugaan tindak pidana korupsi Dana Desa di Desa Larangan Slampar akan menjadi poin positif bagi Kejari Pamekasan yang selama ini dianggap tumpul dan mandul dalam memberantas korupsi di Bumi Gerbang Salam.

Berdasarkan salah satu sumber dari Kejaksaan Negeri Pamekasan, Membenarkan bahwa saat ini penyidik sedang melakukan penyelidikan kasus Dugaan Korupsi DD di Desa Larangan Slampar.

BACA JUGA :  Tidak Lazim, Begal Payudara Merajalela di Sumenep

“Iya benar mas, tapi untuk detailnya langsung konfirmasi ke kantor saja besok, ini bukan urusan saya,” Katanya saat dihubungi via pesan WhatsApp. Ahad (03/10/2021) kemaren.

Adapun salahsatu sampel proyek yang terindikasi telah terjadi kebocoran keuangan negara adalah proyek tembok penahan jalan (Plengsengan) yang diduga tumpang tindih dengan proyek dana hibah Provinsi Jawa Timur.

BACA JUGA :  Acong Latif Desak Polres Pamekasan Segera Usut Tuntas Kasus Penghinaan Terhadap KH. Muddatstsir