Kapolres Sumenep Benarkan Anggotanya Berikan Sejumlah Uang Untuk Keluarga Herman

Avatar
AKSI DEMONSTRASI. Puluhan warga bersama mahasiswa saat melakukan aksi demonstrasi ke Mapolres Sumenep soal kasus kematian Herman. (M. Hendra. E)

SUMENEP, MaduraPost – Kapolres Sumenep, AKBP Rahman Wijaya membenarkan jika anggotanya memberikan sejumlah uang kepada keluarga Herman (24) yang tewas usai menerima 6 peluru ditubuhnya. Jumat, 18 Maret 2022.

Namun, Kapolres Rahman masih menyelidiki maksud pemberian sejumlah uang tersebut yang diberikan anggota kepada keluarga Herman untuk apa.

“Nanti akan kami cek kembali kepada rekan-rekan yang di lapangan, memang ada beberapa informasi,” kata Kapolres Rahman pada sejumlah media, Jumat (18/3).

BACA JUGA :  Sumbangan Seadanya, PWC IKA PMII Pragaan Bagikan Puluhan Sembako

Kebenaran ini dilontarkan dalam orasi mahasiswa saat melakukan aksi demontrasi ke Mapolres Sumenep pada Kamis (17/3/2022) kemarin oleh Afif Mawardi, aktivis GMNI Sumenep.

Afif mengatakan, usai insiden penembakan 5 oknum polisi kepada Herman pada 13 Maret 2022, dirinya mendapat informasi bahwa keluarga Herman disugukan sejumlah uang oleh anggota Polres Sumenep, namun ditolak.

BACA JUGA :  Tak Terima Pelaku Pencabulan Belum Ditangkap, Keluarga Korban Luruk Mapolres Sumenep

“Setelah tewasnya Herman, ada anggota Polres Sumenep yang datang ke kelurga korban menyodorkan uang sekitar Rp 3 juta sekian. Kami tegaskan, nyawa tidak bisa ditukar dengan uang,” tegas Afif dalam orasinya.