“Jelang Empat Abad Pembangunan Tersendat”

  • Bagikan
Foto : Suharianto

OPINI, MaduraPost – 23 Desember 1624 ditetapkan sebagai hari jadi Kabupaten Sampang, kini 23 Desember 2021 Kabupaten Sampang memasuki umur yang ke-398, umur yang hampir empat abad lamanya Sampang berdiri menjadi daerah kabupaten.

Euforia masyarakat tak terbendung dalam memperingati dan merayakan kelahiran tanah tercinta. Deretan kebahagiaan berupa harapan, tindakan, sampai kritikan yang dilayangkan dengan maksud dan tujuan tidak lain adalah tercapainya kemajuan signifikan.

Bicara soal kemajuan bukan sekadar perubahan itu-itu saja, bukan juga pembangunan infrastruktur jalan yang dipoles dengan racikan aspal, perbaikan taman-taman kota, atau penghargaan dari sana ke sini, dari lembaga satu ke lembaga yang lain. Namun, kemajuan terletak pada pelaksanaan dan dampak yang dirasakan semua kalangan.

BACA JUGA :  Lembaga Pendidikan di Sokobanah Sampang Diduga Ilegal

Pembangunan fisik (infrastruktur) dan non-fisik (SDM) salah satu barometer dalam melihat indikator kemajuan suatu daerah, pembangunan tersebut tidak cukup berorientasi pada satu titik saja, tetapi merata hingga ke akar-akarnya di pelosok desa.

Narasi pembangunan seperti sudah melekat dalam jiwa Kabupaten Sampang, seperti tertuang dalam misinya “Meningkatkan Pembangunan Infrastruktur yang Berkualitas dan Berkelanjutan.” Dua kata kunci “Berkualitas dan Berkelanjutan” yang menjadi titik penekanan dalam mewujudkannya.

BACA JUGA :  7 Pasien Covid-19 di Kabupaten Sumenep Akhirnya Sembuh

Menjajaki dua kata kunci itu semacam imajinasi saja, sebab sampai saat ini pembangunan (infrastruktur/SDM) sama sekali tidak ada dan tidak maksimal. Dalam kadar “Berkualitas dan Berkelanjutan” masih sangat jauh. Karenanya pemerintah harus siap sedia mengoptimalkan misi pembangunan yang telah lama dicanangkan.

Inilah yang disebut dengan “Pembangunan Tersendat”. Pembangunan yang tidak merata (jalan berlubang, drainase hanya di hilir, SDM terbelakang), pembangunan yang tak kunjung selesai dan tak tentu arahnya ke mana (program spesifik yang tak menyentuh masyarakat di perdesaan).

BACA JUGA :  Kuliner Nasi Pocong di Sumenep Bikin Penasaran dan Ketakutan

Selamat Hari Jadi Kabupaten Sampang yang ke-398 Tahun. Semoga terus menjadi daerah yang santun dan anggun tanpa menunggu wacana bertahun-tahun. Di umur yang hampir empat abad mudah-mudahan pejabat dan masyarakat tak kenal lagi dengan tiang penyekat.

Bersatu padu dengan tekad yang kuat untuk mewujudkan Sampang Hebat Bermartabat.

  • Bagikan