Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

Jalan Amblas di Waru Dituding Kelalaian Kontraktor

Avatar
39
×

Jalan Amblas di Waru Dituding Kelalaian Kontraktor

Sebarkan artikel ini

PAMEKASAN, MaduraPost – Jalan amblas di Kecamatan Waru, tepatnya di Desa Sumber Waru, dan Tampojung Guwa, dituding sebagai musibah akibat kelalaian dari seorang kontraktor atau pelaksana proyek.

Data yang dirangkum MaduraPost, di lokasi titik jalan amblas tersebut, sebelumnya pada Juni 2020, mengalami kerusakan tebing.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Saat itu tebing tergerus dan batu penyanggah tebing langsung berantakan. Padahal rusaknya tebing tersebut tidak ada faktor apapun. Termasuk karena cuaca.

Baca Juga :  Tak Mau Dirampas, Seorang Caleg Diduga Tabrak Mobil Debcolector di Sampang

Akibat tebing jalan rusak, tanah di bawah aspal akhirnya merongga. Aspal tidak ikut amblas karena kondisi aspal masih baru.

Diketahui tebing tersebut rusak, selang beberapa hari ada pelaksana proyek langsung memperbaiki. Pasca diperbaiki, pelaksana meminta kepada warga agar tidak panik dan diminta untuk tidak menghubungi LSM dan wartawan.

Pelaksana siap membantu proses perbaikan jalan tersebut selama masih masa pemeliharaan.

Meski diperbaiki, tebing jalan tersebut hanya diperbaiki permukaan luarnya. Sementara rongga tanah di dalam tidak ikut diperbaiki dengan diisi batu.

Baca Juga :  NGO Pamekasan Kembali Gelar Demo Menolak Penghapusan TPP ASN

Kepada MaduraPost warga yang bersedia memberikan keterangan mengatakan, jalan amblas tersebut dituding karena kelalaian kontraktor.

“Ini jalan sudah dua kali mengalami kerusakan. Pertama tebingnya tergerus rusak, dan sekarang amblas,” kata warga yang minta identitasnya disembunyikan, Senin (15/3).

Menurutnya, dalam peristiwa rusaknya sebuah proyek, kerusakan yang terjadi secara berulang, potensi akibat tidak seriusnya kontraktor dalam memperbaiki kerusakan.

Baca Juga :  Pemdes Palengaan Laok Gelar Tadarus Al-Qur’an di Balai Desa Selama Ramadhan

“Kalau rusaknya di tempat yang sama. Sudah dipastikan, rusaknya yang pertama ini sembarangan diperbaiki. Masak tidak kaji terlebih dahulu. Apalagi saya rasa kontraktor sudah tahu jika di jalan ini berada di titik tanah gerak,” ungkapnya.

Ia meminta kepada pemerintah agar bergerak cepat memperbaiki jalan amblas tersebut. Sehingga tidak memicu hal yang di luar dugaan.