Inilah Sosok Laki-laki yang Menculik Nur Imama

  • Bagikan

SUMENEP, MaduraPost – Kasus penculikan yang menimpa Nur Imama (30), seorang anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Batang-Batang, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, akhirnya tersangka menyerahkan diri pada polisi, Sabtu (6/12/2020) malam, sekitar pukul 22.00 WIB.

Atwari (40), warga Desa Dapenda, Kecamatan setempat yang tak lain adalah tersangka dari kasus penculikan tersebut menyerahkan pada Polsek Batang-Batang.

Saat dikonfirmasi media, Kapolsek Batang-Batang, Iptu Taufik Hidayat menjelaskan, pada Sabtu (5/12/2020) sekitar pukul 08.30 WIB, polisi melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan saksi-saksi.

BACA JUGA :  Menghilang dari Rumah, Petani di Sumenep Tewas di Dalam Sumur

“Langsung dilakukan pencarian terhadap diduga terlapor. Selain itu kita melakukan lobi terhadap pihak keluarga terlapor dengan tokoh masyarakat, tokoh agama. Akhirnya yang bersangkutan meyerahkan diri. Sementara terlapor masih berstatus saksi,” ungkapnya, Selasa (8/12).

Pihaknya menjelaskan, motif Atwari melakukan penculikan terhadap Nur Iman, lantaran sakit hati karena tidak mau diajak menikah dengannya.

BACA JUGA :  Istri Ketahuan Berduaan di Kontrakan Bersama Laki-Laki Lain, Suami Kalap dan Langsung Menghajar Korban

Untuk diketahui, Sugiyanto (38) dan Nur Imama adalah pasangan suami istri yang telah pisah ranjang alias cerai. Setelah bercerai, Nur Imama memilih menjalin hubungan asmara denga Atwari.

Saat menjalani hubungan sepasang kekasih, Atwari mengajak Nur Imama ke jenjang yang lebih serius, namun Nur Imama menolak ajakan Atwari dan memilih untuk rujuk dengan mantan suaminya yakni Sugianto.

BACA JUGA :  Seorang Petani di Sumenep Ditemukan Tewas di Dalam Sumur Tua

“Karena sakit hati itu, terlapor langsung menculik korban dengan ancaman psikis dengan menodongkan senjata api. Ternyata setelah kita sita, senjata api tersebut ternyata mainan dari plastik,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, lantaran sakit hati, Atwari melakukan aksi penculikan dengan cara menodongkan pistol kepada Nur Imama. Kemudian, Sugiyanto, langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Batang-Batang. (Mp/al/rul)

  • Bagikan