close menu

Masuk


Tutup x

DPRD Sumenep Imbau KBM Tatap Muka Segera Dibuka 

Penulis: | Editor:

SUMENEP, MaduraPost – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur imbau pemerintah setempat untuk segera memberlakukan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka.

Anggota komisi IV, DPRD Sumenep M. Syukri mengatakan, adanya perubahan zona dan penurunan intensitas kasus penyebaran Covid-19, sudah waktunya untuk kembali menerapkan KBM tatap muka di Sumenep itu.

Pasalnya, jika dilihat dari peta sebaran Covid-19 di Kabupaten berlambang kuda terbang tersebut, Sumenep telah berubah menjadi zona kuning, dibandingkan dengan sebelumnya yang masih berada di zona merah. Hal tersebut bisa di lihat di situs infocovid19.jatimprov.go.id.

BACA JUGA :  TPP Final Dihapus, Pemkab Pamekasan Semaunya Sendiri

“Harus segera dibuka demi keberlanjutan pendidikan di Kapupaten Sumenep,” ungkapnya, saat dikonfirmasi media ini, Sabtu (7/11).

Kendati begitu, pihaknya tetap mengingatkan untuk tetap waspada terhadap virus Corona tersebut. Menurutnya, Sumenep sudah mengalami penurunan korban terjangkit Covid-19.

Tak lepas, dirinya turut bangga dan mengapresiasi terhadap kinerja pemerintah setempat dan masyarakat dalam menangani virus asal Wuhan China itu.

“Tentunya sosialisasi kepada masyarakat harus tetap dilakukan, jangan sampai ada klaster baru dalam penularan Covid-19,” jelas politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut.

BACA JUGA :  Tolak Pilkades 2025, AMS Kembali Audiensi DPRD Sampang

Sebagai legislator, dirinya mengaku sudah melakukan kordinasi dengan Dinas pendidikan Jawa Timur tentang penerapan kembali KBM tatap muka.

“Kemarin sudah melakukan kordinasi dengan Disdik Jatim. Jadi, kami mengimbau agar Pemkab kembali mengeluarkan kebijakan KMB tatap muka dengan tetap mematuhi protokol kesehatan,” paparnya.

Sebab itu, dia mengakui jika dampak virus Corona terhadap sektor pendidikan sangat besar. Walaupun ada program pembalajaran jarak jauh terhadap siswa di semua jenjang, KBM tatap muka tentunya jauh lebih efektif.

BACA JUGA :  DPRD Sampang Lakukan Pengesahan Raperda Perubahan APBD tahun 2020 dan PA Bupati

Untuk diketahui, sejak beberapa minggu belakangan ini, kasus Covid-19 di Kabupaten Sumenep mengalami penurunan. Kasus Covid-19 di Sumenep per tanggal 6 November 2020, terdapat 662 pasien positif Corona, 598 sembuh, 23 suspek dan 36 pasien meninggal dunia.

Sedangkan dari 27 Kecamatan yang tersebar baik daratan maupun kepulauan terdapat 16 Kecamatan zona kuning, dan selebihnya sudah zona hijau. (Mp/al/rus)