Scroll untuk baca artikel
Daerah

Dinkes Sumenep Tepis Rumor Bahaya Vaksinasi Covid-19

Avatar
25
×

Dinkes Sumenep Tepis Rumor Bahaya Vaksinasi Covid-19

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, MaduraPost – Vaksinasi Covid-19 yang telah berjalan di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, pada beberapa Minggu lalu selasai dilakukan untuk tenaga kesehatan (Nakes), TNI dan Polri, berikut jajaran pejabat Forkopimda setempat.

Sejauh ini, progres keberadaan vaksin sinovac itu diklaim telah berjalan sesuai dengan anjuran pemerintah.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep, Agus Mulyono mengatakan, jika proses vaksinasi telah berjalan hingga ke tokoh masyarakat.

Baca Juga :  Wabup Sumenep Warning ASN yang Berkampanye di Media Sosial

“Sekarang sudah diperluas melibatkan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pihak Kemenag. Termasuk juga guru-guru di MTS atau MI,” katanya, saat dikonfirmasi di kantornya, Kamis (4/2).

Dari masyarakat biasa hingga para pejabat Sumenep, kata Agus, telah banyak yang meminta untuk segera divaksin, bahkan mengacu data yang dipegangnya, puluhan orang banyak mengantre.

“Ada yang dari OPD, DPR, yang sudah daftar ke saya untuk divaksin terlebih dahulu. Tapi saya bilang sabar dulu, karena kita ini melaksanakan tugas yang pertama ini, untuk kita tuntaskan kepada Nakes,” ucapnya.

Baca Juga :  Bahaya Penyakit Leptospirosis, Dinkes P2KB Sumenep Imbau Pentingnya Jaga Hal Ini!

Ditanya soal progres vaksinasi daerah kepulauan, pihaknya mengaku telah menekan seluruh tim untuk memberikan pelayanan terbaik saat proses vaksinasi berlangsung.

“Kita mendorong bahwa kesehatan itu menjadi kebutuhan dasar manusia, dan Pemerintah memberikan perhatian kepada masyarakatnya. Nah untuk saat ini, bentuk perhatian itu adalah fokus untuk menangani Covid-19,” terang dia.

Dari itu, Agus juga menegaskan, bahwa adanya rumor bahaya tentang vaksinasi Covid-19 tidaklah benar. Menurutnya, untuk melawan virus Corona tersebut harus mengikuti dua tahapan, diantaranya disiplin protokol kesehatan (Prokes) dan vaksinasi.

Baca Juga :  Belum Seumur Jagung Sudah Rusak, Pengaspalan dari DD di Tanjung Diduga Jadi Ladang Korupsi

“Jadi rumor vaksin begini dan begitu sudah bisa ditepis, buktinya pak Dandim kemarin tidak apa-apa waktu divaksin,” timpalnya.

(Mp/al/rus)