Scroll untuk baca artikel
DaerahPemerintahan

Cegah Penularan Virus Corona, Dispendukcapil Sampang Batasi Para Pemohon Dokumen 50 Perhari

38
×

Cegah Penularan Virus Corona, Dispendukcapil Sampang Batasi Para Pemohon Dokumen 50 Perhari

Sebarkan artikel ini

SAMPANG, MaduraPost – Untuk mengantipasi wabah Virus Covid-19 (Corona) para pemohon pengajuan antrian dokumen kependudukan di Dispendukcapil Sampang terpaksa harus memberlakukan pembatasan pelayanan kependudukan untuk pencegahan menularnya Virus Corona.

Untuk itu, Dalam sehari Dipendukcapil hanya melayani 50 pemohon yang mengajukan dokumen kependudukan dan diutamakan bagi pemohon yang sifatnya mendesak kebutuhannya, misalnya untuk Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS), Perbankan atau untuk mendaftar pekerjaan.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Pelaku Minyak Kita Ilegal di Sampang Dilepas, Publik Sorot Dugaan Mahar

Plh. Edi Subianto, mengatakan, bahwa pembatasan tersebut memberlakukan sudah disetujui oleh pimpinan, karena kebijakan yang kita tempuh dalam rangka mencegah dan memutuskan mata rantai penyebaran COVID-19 tidak semakin meluas.

“Saya mengimbau kepada masyarakat supaya sabar dan disarankan sebaiknya ditunda dahulu mengurus kependudukan yang sifatnya tidak urgent. Menunggu sampai situasi benar-benar normal kembali hingga pemerintah menyatakan aman dari wabah COVID-19,” Kata Edi Selasa (24/3/2020).

Baca Juga :  Pemerintah Desa Somalang Mengajak Masyarakat Antisipasi Covid-19 Dengan Perbanyak Dzikir

Lanjt, Edi, Dianjurkan selama pembatasan layanan, pemohon bisa menggunakan mekanisme melalui kecamatan masing-masing sesuai wilayah pemohon. Sehingga tidak terjadi penumpukan orang atau antrian panjang di Kantor Dispendukcapil Sampang.

Langkah tersebut diperkuat dengan keluarnya Surat Edaran (SE) Bupati, tentang penyesuaian jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Upaya pencegahah COVID-19. Dalam sehari pihaknya hanya punya waktu 6 jam kerja sehingga berdampak terhadap pembatasan pelayanan publik, imbuhnya.

Baca Juga :  Alih Fungsi Lapangan Wijaya Kusuma Sampang Disorot Manager PSG

“Jadi kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan pelayanan kami. Tapi semua itu demi kebaikan bersama agar penyebaran COVID – 19 tidak sampai meluas melalui kerumunan orang. Namun bagi pemohon Dispendukcapil sudah disediakan tempat cuci tangan sebelum masuk kedalama kantor layanan dengan mengikuti petunjuk banner yang telah kami pasang,” pungkasnya.(mp/man/lam).