Bupati Sumenep Minta Pimpinan OPD Pantau ASN Disiplin Prokes

  • Bagikan
LUGAS: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, saat dikonfirmasi usai rapat Koordinasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis Mikro. (Istimewa)

SUMENEP, MaduraPost – Bupati Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Achmad Fauzi, imbau Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat tetap disiplin menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) secara ketat seperti memakai masker yang baik dan benar.

Meskipun para ASN maupun non ASN telah tuntas divaksin, hendaknya saat beraktivitas di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) jangan sampai lengah tidak menjaga prokes.

“Walaupun divaksin sebanyak dua kali, jangan sampai ASN dan non ASN tidak disiplin menerapkan Prokes, karena vaksin ini untuk meningkatkan imunitas yang memungkinkan masih bisa terpapar COVID-19,” kata Bupati Fauzi.

BACA JUGA :  Peduli Kaum Duafa, PAC Partai Kebangkitan Bangsa Sokobanah Sampang Bagikan Sembako

Menurutnya, semua ASN dan non ASN di jajarannya wajib menjaga kesehatan agar aktivitas kerja tidak terganggu, mengingat Covid-19 belum usai dan masih ada msyarakat yang tekonfirmasi positif virus tersebut.

“Setiap bekerja di masing-masing kantornya tetap harus menjaga protokol kesehatan Covid-19 dan menjaga imunitas tubuh agar kebal terhadap penyakit, sehingga bisa tetap beraktivitas melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya,” jelasnya.

Pihaknya berharap, pimpinan OPD mengawasi setiap hari untuk mengetahui dan memastikan apakah ASN di jajarannya disiplin menerapkan Prokes, sehingga manakala ada yang mengabaikan memberikan teguran.

BACA JUGA :  Soal UN Tahun ini Tidak Ada, Disdik Sumenep Kembalikan Pada Sekolah

“Saya harapkan ASN dan non ASN harus beradaptasi dengan kebiasaan-kebiasaan baru di masa new normal ini,” imbaunya.

Dia berharap, seluruh elemen baik pemerintah dan masyarakat bersama-sama menekan penularan Covid-19 semaksimal mungkin, agar kesehatan pulih dan aktivitas perekonomian masyarakat bisa kembali bangkit meskipun di tengah pandemi Covid-19.

“Semua elemen di daerah bergotong royong memutus rantai penularan COVID-19, sehingga dengan kepatuhan yang tinggi dalam melaksanakan protokol kesehatan bisa memutus rantai penyebarannya,” tutur dia.

BACA JUGA :  Imam Masjid Positif Covid-19, Warga Sekarbungoh Minta Tes Massal

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep, Agus Mulyono mengungkapkan, sejak dua minggu terakhir ini, tercatat sebanyak 17 orang terkonfirmasi positif Covid-19 yang menjalani penanganan medis di ruang isolasi RSUD dr. H. Moh. Anwar.

“Dari 17 pasien itu di antaranya sebanyak 4 orang sudah pulang setelah dinyatakan negatif COVID-19, sedangkan 13 pasien lainnya masih menjalani isolasi di rumah sakit,” tukasnya.

  • Bagikan