Bupati Sumenep Imbau Masyarakat Tidak Keluar Kota Saat Nataru

  • Bagikan
WAWANCARA: Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, saat diwawancara MaduraPost berberapa waktu lalu. (MaduraPost/M. Hendra. E)

SUMENEP, MaduraPost – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, imbau masyarakat tidak bepergian saat Hari Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru).

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi mengatakan, demi mencegah penyebaran Covid-19 yang belum berakhir sampai saat ini, pada libur Nataru masyarakat diimbau tidak melakukan kegiatan ke luar kota.

“Saya berharap, masyarakat tidak melakukan perjalan keluar kota, saat libur Natal dan tahun baru 2022, tetapi sebaiknya menikmati liburan bersama keluarga di daerah saja,” kata Bupati Fauzi, Sabtu (25/12).

BACA JUGA :  Kominfo Tegaskan Hingga Saat Ini Bangkalan Masih Negatif Corona

Pihaknya menjelaskan, belajar pada libur panjang sebelumnya, bahwa mobilitas masyarakat yang ke luar kota akan berdampak pada lonjakan kasus Covid-19.

Bupati Fauzi menuturkan, sebisa mungkin masyarakat tidak bepergian ke luar kota, tetapi bisa menikmati liburan wisata di dalam daerah.

Bupati Fauzi menegaskan, pemerintah tidak melarang masyarakat menjalankan kegiatannya selama Nataru.

Namun, yang harus diingat adalah aspek kehati-hatian untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumenep.

BACA JUGA :  Iptu Pudi Purnomo; Selamat dan Sukses Atas Dilantiknya Delapan Kades Terpilih Asal Ketapang

Pihaknya juga meminta agar masyarakat tidak lalai menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) setiap menjalankan aktivitasnya sehari-hari, meskipun angka kasus Covid-19 di Kabupaten Sumenep turun atau nol persen.

“Masyarakat hendaknya tetap disiplin dan konsisten menjalankan Proses, seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan, sebagai upaya mencegah penularan Covid-19,” kata Bupati Fauzi menerangkan.

Dia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga Kabupaten Sumenep aman dan bebas Covid-19. Jangan sampai kasus Covid-19 kembali meningkat, bahkan menimbulkan korban jiwa.

BACA JUGA :  Anak 6 Tahun di Sumenep Dicabuli di Semak-semak

“Yang jelas, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam mencegah penularan Covid-19 di Kabupaten Sumenep, tetapi membutuhkan peran serta masyarakat,” kata Bupati Fauzi dalam ajakannya.

Menurutnya, salah satu poin pentingnya adalah mengurangi mobilitas ke luar kota dalam merayakan libur Nataru.

“Ini bagian kontribusi untuk pencegahan penularan dan terjadinya gelombang ketiga Covid-19,” kata Bupati Fauzi lebih lanjut.

  • Bagikan