Bupati Sampang Launching Pelayanan Rawat Jalan Eksekutif di RSUD dr. Mohammad Zyn

Avatar
Direktur RSUD Mohammad Zyn, Agus Akhmadi saat melakukan pemotongan tumpeng. (MaduraPost/Saman Syah)

SAMPANG, MaduraPost – Untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di Kabupaten Sampang, Bupati Sampang, H.Slamet Junaidi meresmikan pelayanan rawat jalan eksekutif dan sistem informasi manajemen RSUD Dr. Mohammad Zyn Sampang. Jum’at (11/03/2022).

Launching tersebut merupakan bagian dari rangkaian HUT RSUD dr. Mohammad Zyn ke 46 dan juga dilaunching Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) yang bekerjasama dengan Rumah Sakit Unair Surabaya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Forkopimda Sampang, Sekdakab Sampang H. Yuliadi Setiawan, Kepala Kantor Kemenag Sampang, Direktur RSU Unair Prof. Dr. Nasronuddin, dr., Sp.PD.,KPTI-FINASIM, Kepala OPD di lingkungan Pemkab Sampang.

BACA JUGA :  Kepala Puskesmas Pasean Ajak Masyarakat Patuhi Protokol Covid-19

Direktur RSUD Mohammad Zyn, Agus Akhmadi dalam sambutannya menyampaikan, bahwa ada tiga hal yang ingin dicapai dalam kerjasama dengan Rumah sakit Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

Pertama dalam hal pelayanan rujukan, Kedua Peningkatan Mutu RSUD dan ketiga sebagai sarana penelitian.

Lebih lanjut kata Agus sapaan akrab Direktur RSUD Sampang, menjelaskan bahwa, dengan adanya kerjasama tersebut diharapkan bisa saling transfer ilmu pengetahuan. Seperti halnya dalam bidang operasi.

BACA JUGA :  Jangan Takut Divaksin, Animo Masyarakat Sumenep Meningkat

“Kalau kita kesulitan tenaga medis, bisa minta bantuan Dari RSU Unair, tapi Operasinya dilaksanakan di Sampang,” Kata Agus

Di tempat yang sama Bupati Sampang, H Slamet Junaidi mengatakan, bahwa dirinya selaku kepala pemerintah daerah mempunyai inisiatif untuk merelokasi rumah sakit RSUD Mohammad Zyn ke tempat yang lebih luas.

Karena ia melihat saat ini rumah sakit umum Sampang tersebut lahannya tidak mampu untuk dikembangkan, namun sementara ini tetap fokus tentang pelayanan.

BACA JUGA :  Gebyar Vaksinasi Massal, Pemdes Pandian Gencar Lakukan Edukasi Pada Warga

“Kami sudah memohon kepada Gubernur Jatim dan sudah di setujui, ada 11,5 hektare yang rencananya untuk pengembangan rumah sakit kita. Apabila nantinya sudah direlokasikan,” ujarnya.

Menurut H. Idi sapaan akrabnya, rumah sakit tersebut bisa menjadi rujukan masyarakat se-pulau Madura.

“Adapun lokasi yang menjadi relokasi rumah sakit ini yaitu di Desa Torjun agak kepinggir berbatasan dengan kota Sampang,” terangnya.

“Saya berharap nanti setelah direlokasi bisa melayani masyarakat,” pungkasnya.