BPS Pamekasan Bersama Forpimka Palengaan Gelar Rakoor Sensus Penduduk 2020

  • Bagikan

PAMEKASAN, MaduraPost – Pemerintah Kecamatan Palengaan, bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, menggelar rapat koordinasi sensus penduduk 2020 di Pendopo Kecamatan setempat, Rabu (26/02/2020).

SP2020 ini merupakan penyelenggaraan kegiatan pendataan lengkap seluruh penduduk Indonesia yang ketujuh kalinya sejak tahun 1961 yang bertujuan untuk menyediakan data jumlah, komposisi, persebaran, dan karakteristik penduduk Indonesia sebagai dasar dalam menetapkan perencanaan dan kebijakan pemerintah.

Sensus ini diperuntukkan bagi warga negara Indonesia (WNI) dan warga negara asing (WNA) yang telah atau akan tinggal selama minimal satu tahun di Indonesia.

BACA JUGA :  JCW Jatim Minta Kajari Belajar Hukum ke Kapolres Sampang

Sensus penduduk 2020 secara online telah dimulai sejak 15 Februari hingga 31 Maret 2020 mendatang. Sedangkan secara wawancara langsung ke rumah warga akan berlangsung pada 01-31 Juli 2020.

Pengisian dari sensus online dapat dilakukan melalui laman https://sensus.bps.go.id

Setelah batas waktu pendaftaran tersebut berakhir, portal pengisian sensus secara online akan di tutup. Namun, apabila ada penduduk yang belum melakukan pendataan secara online, maka BPS akan melakukan pendaftaran melalui tahap wawancara sekitar bulan juli mendatang.

Rakoor SP2020 ini dihadiri oleh, Camat Palengaan, Akhmad Sukrisno., Kapolsek Palengaan, Iptu Sri Sugiarto., Danramil Palengaan Doni Purwanto., Kasi Statistik Produksi BPS Pamekasan, Abd Hadi., Koseka BPS Palengaan, Erfan Nugroho,. Korwil Dinas Pedidikan Palengaan, dan seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Palengaan.

BACA JUGA :  Di Pamekasan, Prabowo Sandi Libas Suara Jokowi Ma'ruf

Camat Palengaan, Akhmad Sukrisno mengatakan, rakor ini dalam rangka memperkuat koordinasi seluruh jajaran pemerintahan untuk berkomitmen dalam menyukseskan program nasional sensus penduduk 2020 di wilayah Palengaan.

“Saya akan terus mendukung dan mendorong teman-teman dilapangan untuk terus bergerilya dalam menyukseskan sensus penduduk online 2020,”Ucapnya.

Sementara itu, Kasi Statistik Produksi BPS Pamekasan, Abd Hadi, menyarankan, warga yang akan mengisikan data pada laman itu, agar menyiapkan KK/KTP/buku nikah/dokumen cerai/surat keterangan kematian, termasuk untuk anggota keluarga tambahan jika memungkinkan.

BACA JUGA :  PC IPNU Gandeng Media Center Sumenep Gelar Roadshow Bertajuk 'Santri Menulis'

Penambahan anggota keluarga baru dapat dilakukan pada halaman “Daftar Anggota Keluarga” pada baris paling bawah pada list nama anggota keluarga dapat langsung diketikkan nama anggota keluarga yang ingin ditambahkan.

“Apabila ada anggota keluarga tidak muncul pada sistem sensus penduduk online, pada KK, silahkan masukkan anggota keluarga tersebut pada halaman daftar anggota keluarga dan pastikan mengisi keterangan individunya secara lengkap,” Jelasnya. (mp/rai/rus).

  • Bagikan