BPNT di Sampang Sering Disoal Warga, Dinsos Sebut Pendamping tak Kooperatif

  • Bagikan
Ilustrasi
Ilustrasi

SAMPANG, MaduraPost – Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Sampang kembali menuai masalah. Hal itu diketahui Dinas Sosial (Dinsos) setempat usai menerima banyaknya pengaduan dari para Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Sekretaris Dinsos Sampang, Taufik, mengatakan, lebih sering menerima aduan dari masyarakat dari pada laporan para Pendamping di masing-masing lokasi. Padahal, Dinas setempat sering mewanti-wanti agar para pendamping lebih kooperatif dalam melaporkan kondisi BPNT.

BACA JUGA :  LSM JCW Laporkan Pelaksana Bantuan Rumah Tidak Layak Huni 2017 ke Polres Sumenep

“Kami sering menerima laporan tentang masalah BPNT ini dari Masyarakat mas, bukan pendamping,” Senin (20/1/2020)

Kendati demikian, taufik sapaan akrabnya menyampaikan, Kepala Dinsos sering turun ke lapangan untuk memastikan masalah terkait berjalannya BPNT tersebut berdasarkan beberapa aduan yang diterima. Namun, permasalahan terkait prosedur pencairan BPNT nyatanya masih ada.

“Kepala dinas sering turun lapangan, bahkan saat waktu pencairan pihaknya turun kelapangan untuk memastikan, namun selepas dari pantauan itu pasti ada masalah,” tuturnya.

BACA JUGA :  Puluhan Laporan PNS Nakal Masuk di Meja Disdik Sumenep

Untuk itu, pihaknya berharap agar para pendamping bisa bekerja secara maksimal, sehingga Dinsos Sampang tidak kelimpungan saat menerima aduan dari warga khususnya para penerima BPNT.

“Kami sampai kebingungan mas, tapi alhamdulillah masih ada masyarakat yang peduli, sehingga melapor kesini,”pungkasnya. (mp/man/din)

  • Bagikan