Scroll untuk baca artikel
Daerah

Blokade Jalan di Rongtengah Sampang Berakhir Damai, Warga dan Pihak Yayasan Sepakat Buka Akses Kembali

Avatar
×

Blokade Jalan di Rongtengah Sampang Berakhir Damai, Warga dan Pihak Yayasan Sepakat Buka Akses Kembali

Sebarkan artikel ini
Warga dan Ketua Yayasan Ar Rozzaq saat mediasi terkait penutupan akses jalan di RT 04 RW 06 Glugur, Kelurahan Rongtengah, Sampang. (MaduraPost/Saman Syah)

SAMPANG, MaduraPost – Akses jalan warga di RT 04 RW 06 Glugur, Kelurahan Rongtengah, Kecamatan Kota Sampang yang sempat ditutup, akhirnya kembali dibuka setelah dilakukan mediasi antara warga dan pihak Yayasan Ar Rozzaq, Senin (23/6/2025).

Mediasi berlangsung di Balai Kelurahan Rongtengah dan dipimpin langsung oleh Lurah setempat. Turut hadir dalam pertemuan tersebut Ketua RT, perwakilan warga terdampak, Babinkamtibmas, serta Ketua Yayasan Ar Rozzaq, H. Bahrul.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  JPU Kejari Sampang Hadirkan 30 Saksi Terkait Fee Proyek SDN Banyuanyar 2

Dalam keterangannya, H. Bahrul menjelaskan bahwa pemasangan tangga keramik di jalan tersebut bukan bertujuan untuk memutus akses warga, melainkan untuk memperbaiki permukaan jalan agar lebih rapi dan aman digunakan.

“Tujuan kami murni untuk merapikan jalan, bukan menutup akses. Tapi karena banyak warga yang merasa terganggu, kami sepakat untuk membukanya kembali,” ujar H. Bahrul saat mediasi.

Baca Juga :  Kemenag Sumenep Terima 3 CJH Ajukan Pengembalian Uang Pelunasan Biaya Haji

Keputusan ini disambut baik oleh warga. Ibnu, salah satu perwakilan warga, mengapresiasi peran aktif Lurah Rongtengah yang memfasilitasi penyelesaian persoalan ini dengan bijak.

“Kami berterima kasih kepada Pak Lurah yang sudah memediasi. Ini menunjukkan adanya kepedulian terhadap kebutuhan warga. Dengan dibukanya kembali akses jalan, aktivitas warga kembali lancar,” ungkapnya.

Kesepakatan bersama ini diharapkan menjadi awal dari hubungan yang lebih harmonis antara Yayasan Ar Rozzaq dan masyarakat sekitar, serta menjadi contoh penyelesaian konflik secara musyawarah dan damai.***

Baca Juga :  Tingkatkan Pengembangan Unit Pengaduan Desa, Uniba Madura Gelar Pelatihan 1 Bulan Penuh