Berjalan Merangkak, Penyandang Disabilitas di Sampang Semangat Gapai Mimpi

  • Bagikan
Rosi penyandang disabilitas saat butuh bantuan kursi roda di Sampang. (MaduraPost/Saman Syah)

SAMPANG, MaduraPost – Rosi (14) seorang pelajar penyandang disabilitas tuna daksa warga Desa Temoran, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, membutuhkan bantuan kursi roda.

Penyandang disabilitas tersebut, patut diacungi jempol, sebab dengan keterbatasan tubuhnya semangat untuk meraih mimpi dan cita citanya untuk menuju masa depan lebih baik rela merangkak bila berangkat ke sekolah.

Rosi berstatusnya sebagai pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Islam An Nur Kelas 2 di Desa setempat. Rasa percaya diri yang luar biasa dan patut ditiru oleh penyandang disabilitas lainnya.

BACA JUGA :  Bakesbangpol Memberikan Penyuluhan Bahaya Narkoba di Pengabdian Masyarakat Himasa Surabaya

Rosi mengatakan, walau dengan kondisi tubuh tidak normal dan tidak sempurna tetap semangat untuk menempuh pendidikan, walau tantangan berat tetap menjalani demi masa depan.

“Saya bila berangkat sekolah diantar saudara dan tiba disekolah merangkak disetiap aktifitas sehari hari,” kata Rosi, Rabu (27/10/2021).

Pihaknya, berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang bisa membantu alat untuk mempermudah aktifitas saat sekolah, atau aktifitas lainya.

BACA JUGA :  Kapolsek Pragaan IPTU A Supriyadi Meminta Pendataan BLT Dana Desa Tepat Sasaran

“Saya sangat membutuhkan kursi roda atau kursi roda 3 untuk menunjang aktifitas. Agar mendapatkan kursi roda tidak mampu untuk membelinya, karena keluarga tergolong tidak mampu,” harapnya.

Sementara itu, Dori koordinator penyandang disabilitas wilayah Omben, menyampaikan, sangat berharap Pemkab Sampang melalui dinas terkait atau para dermawan bisa membatu Rosi untuk mendapatkan kursi roda untuk mempermudah akses aktifitas di sekolah ataupun aktifitas lainnya.

BACA JUGA :  Pemkab Sampang Tutup Restoran ASELA Karena Dianggap Manipulasi Pajak

“Kami sangat bangga pada Rosi , walau harus merangkak ke sekolah rasa percaya dirinya sangat luar biasa,” tandas Dori.

Sekedar,diketahui, Rosi penyandang tuna daksa dengan kondisi kaki hanya sebatas lutut, hingga dalam melakukan aktifitasnya merangkak atau ngesot.

  • Bagikan