Scroll untuk baca artikel
Daerah

BEM Sumenep Gelar Ngopi Bareng Petani

Avatar
11
×

BEM Sumenep Gelar Ngopi Bareng Petani

Sebarkan artikel ini
SAMBUTAN. Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, saat melakukan sambutan pada acara ngopi bareng petani di Desa Tamedung, Kecamatan Batang-Batang. (Foto: M. Hendra. E)

SUMENEP, MaduraPost – Bupati Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, hadiri acara ngopi bareng petani yang digelar Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sumenep di Desa Tamedung, Kecamatan Batang-Batang. Kamis, 10 Maret 2022.

Pada acara ngopi bareng petani tersebut, Aliansi BEM Sumenep mengangkat tema ‘Berdayakan Petani Wujudkan Pertanian Modern dan Maju Guna Mengentaskan Kemiskinan Ektrem Kabupaten Sumenep’.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Sebelum acara inti dimulai, seperti biasa Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, melakukan santunan kepada anak yatim.

Baca Juga :  Mengenal Lebih Dekat Buju’ Santre di Tanjung Bumi Bangkalan

Bupati Fauzi didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Arif Firmanto mengapresiasi kegiatan tersebut.

Menurut Bupati Fauzi, untuk mewujudkan kesejahteraan para petani memang diperlukan sinergisitas dan kolaborasi. Pihaknya menekankan, ke depan kolaborasi antara petani dan pemerintah dalam hal ini Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang paling dekat terus ditingkatkan.

Baca Juga :  Raih Suara Tertinggi Pileg 2024 di Sumenep, Nia Kurnia Fauzi: Terima Kasih Atas Dukungannya

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep tidak bekerja sendiri tanpa dukungan semua stakeholder. Termasuk dari kalangan pemuda atau mahasiswa yang konsen mengawal pertanian.

“Dengan sinergisitas dan kerja sama yang baik, semuanya akan lebih mudah. Misalnya petani ad masalah terkait pertanian, bisa langsung disampaikan agar bisa segera dicarikan solusi penanganannya,” kata Bupati Fauzi menerangkan.

Baca Juga :  Hari Jadi ke-755 Kabupaten Sumenep Jadi Momentum Peningkatan Pembangunan dan Kemajuan Daerah

Sementara itu, Koordinator Aliansi BEM Sumenep, Nur Hayat menyampaikan, kegiatan ngopi bareng petani merupakan tindak lanjut dari apa yang diaspirasikan para petani. Salah satunya mengawal persoalan pupuk beberapa waktu lalu.

“Hari ini kami mengundang Bapak Bupati untuk ngopi bareng petani agar bisa berinteraksi dan mengetahui langsung apa yang dibutuhkan oleh petani,” pungkasnya.