SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
DaerahHeadlinePemerintahan

Akibat Virus Corona, Pemberangkatan Haji Tahun 2020 Terancam Gagal

Avatar
×

Akibat Virus Corona, Pemberangkatan Haji Tahun 2020 Terancam Gagal

Sebarkan artikel ini

SUMENEP, MaduraPost – Dampak wabah pademi virus corona atau covid-19, sebanyak 642 Jamah calon haji asal Kabupaten Sumenep, terancam gagal berangkat tahun ini.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Sumenep, M. Juhedi, melalui Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Moh. Rifai’i Hasyim, bahwa kelanjutan pemberangkatan jamaah haji di Sumenep masih menunggu pernyataan resmi dari Kerajaan Arab Saudi dan Pemerintah Republik Indonesia (RI).

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Pengumuman CPNS Formasi Tahun 2019 Pemkab Sumenep Hari Ini

“Kami masih menunggu instruksi pemerintah apakah pemberangkatan tahun ini jadi atau tidak,” ungkap Rifa’i, Kasi PHU Kemenag Sumenep, Selasa (7/4).

Berdasarkan surat Kementrian Haji Arab Saudi kepada Kementrian Agama RI, dijelaskan Rifa’i, bahwa keputusan tersebut bukan pembatalan pemberangkatan haji, Melainkan penundaan pembayaran pelunasan ibadah haji.

“Penundaan pelunasan pembayaran haji itu, yang semula dibuka pada tanggal 19 Maret sampai pada tanggal 17 April 2020, lantaran pandemi Covid-19, maka diperpanjang sampai tanggal 30 April 2020. Saat ini pelunasannya melalui pembayaran tanpa tatap muka (non-teller) dengan melalui ATM, E-Banking, dan M-Banking,” paparnya.

Baca Juga :  Mencari Wakil Rakyat: Potret Kekuatan Pantura dalam Pilkada Pamekasan 2024

Pihaknya menambahkan, bagi jamaah yang sudah melunasi pembayaran biaya haji, namun dinyatakan tidak bisa berangkat tahun ini lantaran wabah virus corona, maka jamaah boleh mengambil kembali uangnya.

“Apabila sudah diambil, maka hal tersebut tidak akan berpengaruh kepada statusnya sebagai calon jamaah haji. Mereka, akan tetap dipanggil kembali tahun depan,” tandasnya. (Mp/al/din)

Baca Juga :  Ada Banner Dicopot, Tahapan Pendaftaran Pemilihan BPD Desa Paseyan Sampang Diduga Tak Transparan

Baca berita lainnya di Google News atau langsung ke halaman Indeks

Konten di bawah ini disajikan oleh advertnative. Redaksi Madura Post tidak terlibat dalam materi konten ini.