Scroll untuk baca artikel
Headline

Akibat Banyak Wartawan Pamekasan ke Malang, Tabrakan Mobil Telur Kurang Terekspos

Avatar
37
×

Akibat Banyak Wartawan Pamekasan ke Malang, Tabrakan Mobil Telur Kurang Terekspos

Sebarkan artikel ini

PAMEKASAN, MaduraPost – Pemerintah kabupaten Pamekasan menggelar acara Press Gathering dan Rapat kerja bersama 77 wartawan dari berbagai media yang dilaksanakan selama tiga hari mulai Kamis sampai Sabtu di Spencer Green Hotel Kota Batu, Malang, Jawa Timur.

Akibat dari kegiatan yang memborong 77 Insan Pers dari Kabupaten Pamekasan tersebut, Membuat informasi yang terjadi di bumi Gerbang salam minim terekspos media.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Baca Juga :  Dispertahortbun Sumenep Gunakan Alokasi Anggaran DBHCHT Tahun 2021 Untuk Dua Program Ini

Salahsatunya adalah peristiwa tabrakan mobil Pick-up bermuatan telur yang menabrak pembatas jalan di jalan Raya Panglegur hingga menyebabkan jalan raya didepan kampus UNIRA berbau telur.

Karena pada saat yang sama, Para wartawan di Kabupaten Pamekasan sedang berada di Malang, Akhirnya peristiwa tabrakan mobil telur tersebut minim pemberitaan di Media Massa.

Baca Juga :  Galian C di Pinggir Jalan Pamekasan Wujud Eksploitasi Alam yang Membahayakan

Halili salah satu warga dari kecamatan Pakong berharap agar para insan jurnalis yang sedang mengikuti acara Pemkab Pamekasan segera kembali ke Pamekasan.

“Kalau sampe satu Minggu umpamanya mereka tidak pulang dari malang, Pamekasan bisa jadi kota mati,” Kata Halili, Sabtu (20/11/2020).

Bukan hanya sekedar mobil telur, Tapi masyarakat juga ingin tahu sejauh mana perkembangan kasus mobil SiGAP yang ditangani Kejaksaan Negeri Pamekasan.

Baca Juga :  Santri dan Alumni Minta Penghina KH.Muddatstsir Baddrudin Divonis Hukuman Maksimal

“Semoga aja para mereka segera kembali ke Pamekasan, Biar Pamekasan tidak seperti kota mati,” Harapnya. (Mp/uki/rul)