Scroll untuk baca artikel
Daerah

Ribuan Jemaah Haji Sumenep Diingatkan Waspadai Cuaca Arab Saudi

×

Ribuan Jemaah Haji Sumenep Diingatkan Waspadai Cuaca Arab Saudi

Sebarkan artikel ini
SIMBOLIS. Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim saat menghadiri manasik dan pelepasan simbolis calon jemaah haji di Gedung KORPRI Sumenep. (Istimewa for MaduraPost)
SIMBOLIS. Wakil Bupati Sumenep KH Imam Hasyim saat menghadiri manasik dan pelepasan simbolis calon jemaah haji di Gedung KORPRI Sumenep. (Istimewa for MaduraPost)

SUMENEP, MaduraPost – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, mengingatkan para calon jemaah haji agar menjaga kondisi tubuh menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.

Persiapan kesehatan dinilai menjadi faktor penting karena rangkaian ibadah haji membutuhkan stamina dan ketahanan fisik yang baik.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Wakil Bupati (Wabup) Sumenep, Imam Hasyim mengatakan, ibadah haji memiliki aktivitas yang cukup padat sehingga para jemaah harus mempersiapkan diri secara maksimal, terutama dari sisi kesehatan.

“Ibadah haji memiliki rangkaian kegiatan yang padat dan membutuhkan kondisi fisik kuat, sehingga harus mempersiapkan diri sebaik mungkin, terutama dari segi kesehatan,” kata Wabup Imam saat menghadiri manasik haji dan pelepasan simbolis jemaah di Gedung KORPRI, Kamis (7/5).

Menurutnya, kondisi fisik yang prima akan membantu jemaah menjalankan seluruh tahapan ibadah dengan lancar dan lebih khusyuk selama berada di Arab Saudi.

“Jemaah haji dengan kondisi tubuh yang baik, tentu saja bisa menjalankan seluruh tahapan ibadah dengan lancar dan khusyuk,” ujarnya.

Ia juga meminta calon jemaah mulai menerapkan pola hidup sehat sejak sebelum keberangkatan. Mulai dari mengonsumsi makanan bergizi, menjaga kebutuhan cairan tubuh, rutin berolahraga ringan hingga cukup beristirahat.

“Kami mengingatkan untuk menjaga daya tahan tubuh, karena perbedaan cuaca antara Indonesia dan Arab Saudi, sehingga tidak mengabaikan anjuran dari petugas kesehatan di Tanah Suci,” jelasnya.

Selain itu, Wabup Imam meminta seluruh jemaah mematuhi arahan petugas kesehatan maupun pembimbing ibadah selama menjalankan haji. Kepatuhan terhadap aturan dinilai penting untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan.

“Jika merasa kelelahan atau kurang sehat, jangan dipaksakan. Segera laporkan kepada petugas agar bisa ditangani dengan cepat dan tepat. Keselamatan dan kesehatan jemaah adalah yang utama,” tegasnya.

Ia turut mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan mental selama menjalani ibadah. Sikap tenang, sabar, dan mampu mengendalikan emosi disebut menjadi bagian penting di tengah padatnya aktivitas dan interaksi dengan jemaah dari berbagai negara.

“Kami mengharapkan, seluruh jemaah haji Kabupaten Sumenep bisa menjalankan ibadah haji dengan lancar, sehat, sekaligus saling menjaga dan membantu satu sama lain, demi menciptakan suasana yang aman dan nyaman selama menjalankan ibadah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Sumenep, Kamiluddin, menyebut jumlah jemaah haji asal Kabupaten Sumenep tahun 2026 mencapai 1.356 orang. Rinciannya terdiri dari 651 laki-laki dan 705 perempuan.

Jumlah tersebut meliputi 1.348 jemaah haji, enam Petugas Haji Daerah (PHD), serta dua pembimbing ibadah haji dari KBIHU Embarkasi Surabaya.

“Mereka tergabung dalam kloter 68 sebanyak 2 orang, kloter 71 sebanyak 2 orang, kloter 72 sebanyak 2 orang, kloter 76 sebanyak 2 orang, kloter 77 sebanyak 375 orang, kloter 78 sebanyak 376 orang, kloter 79 sebanyak 376 orang, kloter 81 sebanyak 221 orang,” pungkasnya.

Sesuai jadwal, keberangkatan jemaah haji asal Sumenep akan dilakukan dari GOR A. Yani Pangligur pada Senin (11/06/2026) pukul 03.00 WIB menggunakan armada bus menuju Surabaya.***