Scroll untuk baca artikel
Daerah

Rotasi Pejabat Strategis, Bupati Sumenep Tekankan Penguatan Layanan Publik

×

Rotasi Pejabat Strategis, Bupati Sumenep Tekankan Penguatan Layanan Publik

Sebarkan artikel ini
DILANTIK. Pelantikan empat pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkab Sumenep berlangsung khidmat di Kantor Bupati, dipimpin langsung Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo. (Istimewa for MaduraPost)
DILANTIK. Pelantikan empat pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkab Sumenep berlangsung khidmat di Kantor Bupati, dipimpin langsung Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo. (Istimewa for MaduraPost)

SUMENEP, MaduraPost – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur, kembali melakukan penyegaran struktur birokrasi sebagai bagian dari komitmen memperbaiki mutu pelayanan kepada masyarakat.

Upaya tersebut diwujudkan melalui pelantikan empat pejabat pimpinan tinggi pratama yang digelar pada Rabu (8/4/2026) di Kantor Bupati Sumenep.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Prosesi pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo. Momentum ini menjadi bagian dari langkah pembenahan organisasi agar roda pemerintahan berjalan lebih efisien dan produktif.

Kehadiran pejabat baru di posisi strategis diharapkan mampu mempercepat layanan publik yang lebih presisi, efektif, dan sesuai kebutuhan warga.

Adapun empat pejabat yang resmi mengemban amanah baru tersebut menempati jabatan penting di lingkungan Pemkab Sumenep. Bintoro kini menjabat sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA).

Joko Santrio dipercaya sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan. Hizbul Wathan mengisi posisi Staf Ahli Bidang Pemerintahan dan Politik, sedangkan Dedy Falahuddin bertugas sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM.

Formasi baru ini diyakini akan memperkuat soliditas organisasi perangkat daerah, terutama dalam mendukung percepatan realisasi program pembangunan.

Posisi yang mereka tempati dinilai memiliki peran vital dalam memastikan kebijakan daerah dapat berjalan optimal dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Pelantikan ini bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan bagian dari langkah strategis untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati Fauzi, Rabu (8/4).

Bupati Fauzi juga mengingatkan agar para pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawabnya.

Ia menegaskan, bahwa tantangan pelayanan publik kian kompleks, sehingga dibutuhkan kinerja konkret dan inovatif.

Menurutnya, peningkatan kualitas layanan tidak bisa ditunda, seiring ekspektasi masyarakat yang terus berkembang dari waktu ke waktu.

Karena itu, sinergi dan kesungguhan kerja menjadi kunci utama dalam menjalankan amanah jabatan.

Dengan penataan ini, Pemerintah Kabupaten Sumenep menaruh harapan besar terhadap lahirnya semangat baru di tubuh birokrasi.

Selain memperbaiki kualitas pelayanan, pelantikan tersebut juga diharapkan mampu memacu lahirnya terobosan dan inovasi di berbagai sektor pemerintahan.

“Tentu harapan kami, ini mampu membawa semangat baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendorong inovasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep,” tandasnya.***