Scroll untuk baca artikel
Daerah

Mimpi Siswa SMA IPB Sapeken Menyongsong 2026, Dari Kelas Sederhana ke Dunia Industri

Avatar
105
×

Mimpi Siswa SMA IPB Sapeken Menyongsong 2026, Dari Kelas Sederhana ke Dunia Industri

Sebarkan artikel ini
GENERASI. Siswa SMA Islam Pagerungan Besar mengikuti kegiatan literasi di ruang kelas, menyambut Tahun Ajaran Baru 2026 dengan semangat belajar dan harapan masa depan. (Istimewa for MaduraPost)
GENERASI. Siswa SMA Islam Pagerungan Besar mengikuti kegiatan literasi di ruang kelas, menyambut Tahun Ajaran Baru 2026 dengan semangat belajar dan harapan masa depan. (Istimewa for MaduraPost)

SUMENEP, MaduraPost – Memasuki Tahun Ajaran Baru 2026, suasana optimisme terasa kuat di SMA Islam Pagerungan Besar (SMA IPB), Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Dari ruang-ruang belajar yang berdiri di wilayah kepulauan, tumbuh harapan besar yang dituliskan para siswa dan dipajang rapi di mading sekolah.

SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Tulisan-tulisan itu menjadi potret mimpi generasi muda kepulauan. Mayoritas siswa mengungkapkan keinginan untuk segera menyelesaikan pendidikan dan mendapatkan pekerjaan, khususnya di PT Kangean Energy Indonesia (KEI), perusahaan energi yang beroperasi di sekitar wilayah mereka.

Baca Juga :  Disperta Sampang Serahkan 10 Unit Hand Tranktor dan 10 Unit Cultivator Kepada Kelompok Tani

Beragam cita-cita terpampang jelas. Ada siswa yang bercita-cita menjadi petugas keamanan, sebagian ingin berperan sebagai asisten pimpinan, sementara lainnya membayangkan diri bekerja di lapangan industri dengan seragam biru dan helm kuning, simbol kesiapan memasuki dunia kerja.

Impian tersebut tidak sekadar angan-angan. Ia mencerminkan tekad anak-anak kepulauan untuk berdiri di atas kaki sendiri dan turut ambil bagian dalam pembangunan daerahnya.

Guru SMA IPB, Abd. Rahman menjelaskan, bahwa orientasi pendidikan di sekolah tidak berhenti pada kelulusan semata.

Baca Juga :  Kondektur Bus di Terminal Arya Wiraraja Sumenep Ditest Urine

Menurutnya, sekolah memiliki tanggung jawab menyiapkan siswa agar mampu menghadapi tantangan dunia kerja sekaligus kehidupan sosial di masyarakat.

“Target kami bukan hanya membuat siswa lulus ujian, tetapi membekali mereka dengan disiplin, akhlak yang baik, dan rasa percaya diri. Anak-anak kepulauan memiliki potensi besar untuk bersaing, dan tugas guru adalah mengarahkan serta mendampingi mereka meraih masa depan,” ujar Abd. Rahman, Rabu (21/1).

Ia menambahkan, pihak sekolah secara konsisten menanamkan nilai kerja keras, tanggung jawab, dan keberanian bermimpi sejak dini. Langkah ini dilakukan agar para siswa memiliki gambaran dan tujuan yang jelas setelah menamatkan pendidikan menengah.

Baca Juga :  Anggota DPRD Pamekasan Gelar Groundbreaking TKs Pertiwi Dharma Wanita Palengaan

Dalam momentum Tahun Ajaran Baru 2026, SMA Islam Pagerungan Besar berharap dapat terus menjadi ruang tumbuh yang subur bagi generasi muda kepulauan, tempat lahirnya harapan, terbukanya peluang kerja, serta fondasi menuju masa depan yang lebih baik.

“Dari bangku kelas di Pagerungan Besar, muncul harapan-harapan sederhana namun sarat makna. Kelulusan kami maknai sebagai pintu awal menuju kemandirian, pengabdian, dan masa depan yang lebih cerah,” pungkas Rahman.***